Sabtu, Juni 20, 2026

Latest Posts

Menjelang Akhir Masa Jabatan, MUI Garut Akan Menggelar Musda XI 

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – Menjelang berakhirnya masa jabatan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut periode 2020–2025, MUI Garut tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI. Panitia yang telah dibentuk saat ini sedang menuntaskan berbagai persiapan untuk kelancaran kegiatan tersebut.

Sekretaris Umum MUI Kabupaten Garut, H. Muhammad Yusuf Safari, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kesiapan pelaksanaan Musda MUI Garut ke-XI telah mencapai sekitar 90 persen. Untuk memantapkan pelaksanaan, pihaknya telah menggelar rapat persiapan pembentukan panitia pelaksana dan panitia pengarah Musda XI yang akan digelar pada 18–19 November 2025 di Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Garut.

“Alhamdulillah, kepanitiaan sudah terbentuk. Nama-nama petugas mulai dari ketua panitia, panitia pengarah, komisi-komisi, hingga seksi-seksi sudah lengkap. Sekarang tinggal melaksanakan tugas masing-masing,” ujarnya saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (11/11)

Yusuf menambahkan, kegiatan Musda merupakan agenda lima tahunan MUI. Tahun ini pelaksanaannya bertepatan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) MUI Pusat yang dijadwalkan pada 20 November 2025.

Musda XI MUI Garut rencananya akan dihadiri sedikitnya 150 peserta, terdiri dari Dewan Pertimbangan MUI, Dewan Pimpinan Harian MUI, pimpinan ormas Islam, serta para pimpinan pondok pesantren. “Karena jumlahnya cukup banyak, maka hanya beberapa pesantren di bawah naungan ormas Islam yang diundang, dan hal ini sudah disepakati bersama. Selain itu, akan hadir juga Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) MUI Kecamatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembukaan Musda XI MUI Garut direncanakan akan dibuka langsung oleh Bupati Garut.

Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan bahwa sesuai AD/ART, Ketua Umum MUI dipilih oleh anggota formatur yang berjumlah 11 orang, terdiri atas Ketua Umum dan Sekretaris Umum MUI sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan, empat utusan pimpinan pondok pesantren, serta empat perwakilan MUI kecamatan.

Yusuf juga menuturkan bahwa selain mengeluarkan fatwa-fatwa keagamaan, MUI Garut kini tengah berfokus pada pengembangan ekonomi umat. “Saat ini MUI Garut memiliki beberapa unit usaha mikro (UMKM) yang terus kami kembangkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama periode 2020–2025, MUI Garut juga aktif dalam pembinaan warga binaan di Lapas dan Rutan Garut. “MUI memiliki pesantren bernama Pesantren Taubatul Mujibin yang dipimpin oleh KH. Aceng Alwi, bekerja sama dengan Kementerian Agama dan Lapas Garut,” tuturnya.

Program pembinaan tersebut meliputi kegiatan pengajian, khutbah Jumat, serta peringatan hari besar Islam. “Untuk di Rutan, kegiatan lebih difokuskan pada pengisian khutbah Jumat karena kondisi warga binaannya yang belum tetap,” jelas Yusuf.

Ia menambahkan, program pembinaan ini telah berjalan sekitar lima tahun dan telah melibatkan sedikitnya 350 santri warga binaan. “Insyaallah program ini akan terus kami lanjutkan sebagai salah satu program unggulan, selain program ekonomi umat,” pungkasnya. (J Wan)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012