Rabu, Juli 8, 2026

Latest Posts

Kelurahan Sukamenteri Perkuat Layanan Kesehatan, Targetkan Zero Stunting dan Gizi Buruk

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – Pemerintah Kelurahan Sukamenteri, Kecamatan Garut Kota, menggelar kegiatan Pengelolaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Lainnya bersama para kader Posyandu yang tersebar di 26 RW di wilayah Kelurahan Sukamenteri. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Mandala Garut, Selasa (7/7/2026).

Di sela kegiatan, Lurah Sukamenteri, Wujiyono, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kerja sama dan sinergi antara pemerintah kelurahan dengan para kader Posyandu agar program kesehatan masyarakat dapat berjalan lancar sesuai harapan.

Ini merupakan upaya kami memberikan pencerahan dan penguatan kapasitas bagi para kader Posyandu. Kegiatan seperti ini bukan pertama kali dilaksanakan, karena setiap tahun kami rutin menggelarnya. Paling tidak menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan antar kader,” ujarnya.

Wujiyono menjelaskan, Kelurahan Sukamenteri juga telah melaksanakan berbagai program kesehatan lainnya, termasuk revitalisasi Posyandu di seluruh wilayah. Saat ini, Kelurahan Sukamenteri memiliki 26 RW dan 120 RT yang seluruhnya menjadi sasaran program pelayanan kesehatan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kelurahan juga memberikan berbagai bantuan penunjang kegiatan Posyandu. Di antaranya hibah tong sampah yang nantinya akan diserahkan kepada sekolah-sekolah di wilayah Sukamenteri, alat permainan sensori untuk Posyandu, alat pemeriksaan tekanan darah, serta berbagai perlengkapan administrasi Posyandu.

Buku-buku pendukung Posyandu juga kami lengkapi, mulai dari balok SKDN, Buku KIA, hingga Buku SIP. Semua kami upayakan tersedia agar pelayanan Posyandu semakin optimal,” katanya.

Ia berharap melalui kebersamaan dan kolaborasi seluruh pihak, Kelurahan Sukamenteri dapat terus maju, khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat.

Target kami adalah mewujudkan zero stunting dan zero gizi buruk. Karena itu, setiap tahun program kesehatan harus menjadi prioritas dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan,” tegasnya.

Wujiyono juga mengungkapkan bahwa salah satu tantangan kesehatan di wilayah Sukamenteri adalah tingginya kasus suspek tuberkulosis (TB) paru. Kondisi permukiman yang padat menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian serius.

Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Yayasan TB Paru, Dinas Kesehatan, serta seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya rumah singgah bagi pasien TB paru di wilayah Sukamenteri.

Kami rutin melakukan skrining dan edukasi kepada masyarakat melalui kader Posyandu. Jika ditemukan indikasi penyakit, maka dapat segera ditindaklanjuti sehingga penanganannya lebih cepat dan tepat,” pungkasnya. (J wan)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012