KORAN-FAKTA.ID– Camat Kecamatan Cihurip, Ganjar Ahadiat Tursana, mengungkapkan, bahwa akses jalan kantor kecamatannya sudah bertahun tahun rusak berat, namun belum juga diperbaiki. Kerusakan parah berada disepanjang 1 km dari total panjang jalan sekitar 6 km, mulai dari pintu gerbang di pertigaan jalan raya Pameungpeuk.
” Jadi kalau untuk jalan juga kita sudah lama mengajukan di setiap Musrenbang juga, yang seharusnya tahun ini juga dari awal harusnya sudah ada pembangunan,
hanya mungkin kemarin kita kena efesiensi. Tapi Alhamdulillah di perubahan ini sudah muncul anggaran untuk perbaikan kurang lebih sekitar 1 km ,” ungkap Ganjar, pada acara Bhakti Sosial dari komunitas Motor Aparatur Pemerintah Daerah Garut (Marag), yang dihadiri langsung Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, Sabtu (20 /12/2025 ).
Ganjar katakan, jalan Kabupaten tersebut pernah diperbaiki sekitar tahun 2022. Dikarenakan jalan tersebut rusaknya terlalu parah, maka terpaksa pada akhir 2024 masyarakat sekitar memperbaiki dengan biaya swadaya masyarakat yang terbatas sehingga tidak bertahan lama

” Kemudian memang tahun kemarin di akhir tahun juga Alhamdulillah masyarakat sudah mengadakan swadaya. Jadi sepanjang hampir 500 meter ada betonisasi di daerah Cisangkal dengan swadaya dari masyarakat,” terangnya.
Lanjutnya, dengan kehadiran Bupati di Kecamatan Cihurip yang memiliki jargon “Hirupkeun Deui Cihurip” diharapkan ada perbaikan dari berbagai sisi, seperti infrastruktur, ekonomi, pariwisata dan SDM.
“Jadi memang dengan hadirnya hari ini Pak Bupati, Pak Bupati juga mungkin sudah mengetahui bagaimana kontur kondisi di Cihurip ini. Jadi memang kami berharap ada perhatian yang lebih khusus lagi,” katanya.
Bupati Syakur yang berboncengan sepeda motor berjanji, akan mengupayakan perbaikan jalan Ciparay – Cihurip tersebut di tahun 2026 karena kondisinya dianggap cukup berat.
“Jadi tadi ada jalan yang akan direhab oleh kita, tapi insya Allah diusahakan 2026, kalaupun tidak, insya Allah 2027. Kita melihat di lapangan ternyata itu jalan sudah sekian lama dan kondisinya emang agak berat ya,” kata Syakur.
Disebutkannya untuk perbaikan tahun depan akan diupayakan walaupun tidak full 1 km, yang penting katanya, ada perbaikan dulu supaya aktivitas warga bisa berjalan normal.(*)





