Rabu, Juli 22, 2026

Latest Posts

Bupati Garut Dorong Penguatan Layanan Kesehatan, Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu Ditargetkan Berkembang Menjadi Rumah Sakit

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU., menghadiri Podcast Rotinsulu Care Live bertema “Penguatan Layanan Primer, Layanan Rujukan, SDM, Sistem Informasi, dan Jaminan Kesehatan di Kabupaten Garut” di Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu Garut, Jalan Pembangunan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum diskusi mengenai berbagai tantangan sektor kesehatan di Kabupaten Garut, mulai dari penguatan layanan primer, sistem rujukan, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, pemanfaatan sistem informasi, hingga jaminan kesehatan bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu Garut, dr. Sartika Nurwendah, Sp.PA., Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani, M.Kes., beserta jajaran dan keluarga besar Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu Garut.

Dalam kesempatan itu, Bupati Garut mengapresiasi peran Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu dalam mendukung pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut. Menurutnya, keberadaan klinik tersebut membantu pemerintah daerah memperluas akses layanan kesehatan di tengah keterbatasan sarana kesehatan yang masih dihadapi.

“Intinya, kami sangat terbantu dengan adanya rumah sakit atau fasilitas kesehatan ini. Kita memang masih memiliki keterbatasan sarana kesehatan, sehingga keberadaan Rotinsulu ini bisa ikut mendongkrak dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Bupati Garut seusai mengikuti siaran podcast.

Ia menilai pengembangan fasilitas kesehatan perlu terus didorong agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam memperoleh pelayanan medis yang berkualitas. Seiring meningkatnya jumlah penduduk dan kebutuhan layanan kesehatan, kapasitas pelayanan juga harus terus diperkuat.

Selain itu, Bupati berharap Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu semakin dikenal masyarakat. Menurutnya, promosi mengenai fasilitas, layanan, tenaga medis, serta keunggulan yang dimiliki perlu terus ditingkatkan melalui berbagai media, termasuk media sosial.

“Kalau masyarakat tidak tahu bahwa di sini ada fasilitas kesehatan yang bagus, tentu sayang. Saya berharap promosi dan sosialisasinya bisa lebih ditingkatkan, misalnya melalui Instagram, Facebook, maupun media lainnya, sehingga masyarakat mengetahui bahwa di Garut ada fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki tenaga medis dan dokter yang kompeten,” katanya.

Ia juga mendorong pemasangan identitas atau penanda yang lebih jelas agar masyarakat lebih mudah menemukan lokasi klinik.
Menurut Bupati, pemerintah daerah akan terus membuka peluang pengembangan lahan maupun sarana pendukung apabila tersedia kemampuan dan dukungan anggaran. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut.

“Kalau ada rezekinya, kita akan memperluas lahan dan mendukung pengembangannya. Dari yang sekarang klinik utama, mudah-mudahan ke depan bisa berkembang menjadi rumah sakit,” ungkapnya.

Rotinsulu Didorong Naik Status Menjadi Rumah Sakit

Kepala Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu Garut, dr. Sartika Nurwendah, Sp.PA., menjelaskan bahwa perkembangan klinik tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Garut sejak awal berdiri. Lahan yang digunakan merupakan hibah dari pemerintah daerah dan menjadi fondasi penting dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

“Alhamdulillah, sejak awal kami banyak mendapatkan dukungan dari Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Garut. Lahannya juga merupakan hasil hibah dari pemerintah daerah, kemudian kami membangun fasilitas ini untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menuturkan, Klinik Utama Dr. H.A. Rotinsulu berawal dari Balai Pengobatan Penyakit Paru (BPKPM) Garut yang kemudian berkembang menjadi fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih representatif.

Saat ini, klinik tidak hanya melayani pasien penyakit paru, tetapi juga menyediakan layanan spesialis penyakit dalam. Ke depan, pihaknya berencana menambah layanan dan tenaga dokter spesialis sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami berharap ke depan bisa meningkat menjadi rumah sakit. Kebutuhan masyarakat Garut terhadap rumah sakit dan tempat tidur perawatan masih cukup besar. Karena itu, kami berharap pengembangan ini dapat terlaksana dengan dukungan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat melalui kajian dan proses sesuai ketentuan,” tuturnya.

Menurutnya, lokasi klinik yang strategis menjadi salah satu modal untuk pengembangan fasilitas kesehatan yang lebih besar. Pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus berlanjut agar rencana tersebut dapat direalisasikan secara bertahap.

“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap masyarakat Garut dapat memanfaatkan fasilitas yang kami miliki, baik untuk pemeriksaan kesehatan maupun mendapatkan pelayanan saat sakit,” katanya.

Penanganan TBC Menjadi Perhatian Bersama
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani, M.Kes., mengatakan bahwa tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu tantangan kesehatan di Kabupaten Garut. Berdasarkan hasil pemetaan, Garut masih termasuk daerah dengan jumlah kasus TBC yang cukup tinggi di Jawa Barat.

“Kalau dibandingkan dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat, untuk kasus TBC kita berada di urutan kedelapan. Karena itu, saat ini kami sedang gencar melakukan pencarian kasus secara aktif,” ungkapnya.

Menurutnya, penemuan kasus secara aktif menjadi langkah penting agar penderita dapat segera memperoleh pengobatan sehingga risiko penularan dapat ditekan.

Ia menjelaskan, TBC merupakan penyakit akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat menular melalui udara ketika penderita batuk atau bersin. Oleh karena itu, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala serta menjalani pengobatan hingga tuntas.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menghindari kebiasaan merokok karena dapat memperburuk kondisi paru-paru dan meningkatkan risiko komplikasi penyakit pernapasan, termasuk TBC.

Kolaborasi Perkuat Layanan Kesehatan

Bupati Garut menegaskan bahwa penguatan sektor kesehatan membutuhkan kolaborasi pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Menurutnya, keberadaan fasilitas kesehatan milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kabupaten Garut menjadi potensi besar dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan.

“Rumah sakit ini dimiliki dan berada di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Jadi bukan milik provinsi dan bukan milik Kabupaten Garut, tetapi pembiayaannya langsung dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Ia berharap semakin banyak fasilitas kesehatan milik pemerintah pusat yang dibangun atau dikembangkan di Kabupaten Garut. Selain itu, keberadaan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Pameungpeuk juga diharapkan semakin memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Garut bagian selatan.

“Kita juga berharap ada lebih banyak lagi fasilitas kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang dibangun di Garut. Tentunya kita doakan bersama agar rencana tersebut bisa segera terealisasikan,” pungkasnya.

Melalui Rotinsulu Care Live, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga medis, dan masyarakat dalam memperkuat sistem kesehatan di Kabupaten Garut. Penguatan layanan primer, peningkatan sistem rujukan, ketersediaan SDM kesehatan, pemanfaatan sistem informasi, serta jaminan kesehatan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012