Senin, September 21, 2026

Latest Posts

Bupati Garut Tekankan Pentingnya Keseimbangan Pendidikan Umum dan Agama

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN=FAKTA.ID – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peresmian Asrama Putra Pondok Pesantren Bidayatul Faizin di Kampung Babakan Negla, Desa Cipangramatan, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Selasa (15/9/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Garut mengenang perjuangan para pendahulu dalam mendirikan Pondok Pesantren Bidayatul Faizin yang berada di wilayah cukup jauh dari perkotaan.

“Ieu teh tos lami geningannya, ti tahun 1975, kantosna abi ngabayangkeun kapungkur waktos sepuh urang ngabangun tempat ieu, harita anu kabayang hara-haraeun, kaditu kadieu jalanna kabayang sapertos kumaha. Keusikna ge teu acan tangtos aya, tapi aya niat hoyong syiar dakwah agama (Ini ternyata sudah lama sekali, sejak tahun 1975. Saya sering membayangkan dulu waktu para sesepuh kita membangun tempat ini, saat itu yang terbayang adalah suasana yang masih sunyi/belum ada apa-apa, akses jalan ke sana-sini terbayang seperti apa. Pasirnya pun belum tentu ada, tapi ada niat yang kuat ingin melakukan syiar dakwah agama),” ucapnya.

Abdusy Syakur juga mengapresiasi keberadaan Pondok Pesantren Bidayatul Faizin yang dinilai memiliki peran dalam memberikan bimbingan keagamaan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Abi sok didongengan, naha beut pasantren sok ngarelok, beut teu di sisi jalan anu agung. Da ari sisi jalan mah tos ditempuh ku masyarakat, eta masyarakat nu di pedalaman anu peryogi bimbingan, peryogi arahan tinu ngalaksanakeun aktivitas keagamaan (Saya sering diceritakan, mengapa pesantren itu letaknya sering di pelosok, mengapa tidak di pinggir jalan raya yang besar. Karena kalau pinggir jalan sudah diakses oleh masyarakat umum, justru masyarakat yang ada di pedalamanlah yang sangat memerlukan bimbingan dan arahan dari pihak yang melaksanakan aktivitas keagamaan ),” lanjutnya.

Selain pendidikan keagamaan, Bupati Garut menekankan pentingnya pendidikan umum dan agama bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Ia juga menyoroti masih adanya anak-anak di Kabupaten Garut yang berhenti sekolah karena bekerja maupun menikah dini. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mendorong anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang layak, baik pendidikan umum maupun agama.

“Aya 40 rebu orang Garut anu liren sakola, tos eta teh ternyata sebagian besar karena dambel, karena nikah, nah apapun itu urang kedah ngadorong supados murangkalih urang sadayana tiasa sakola. Sakola teu kedah sakola umum hungkul, tapi oge sakola agama oge sae pami tiasa duanana (Ada 40 ribu warga Garut yang berhenti sekolah, dan ternyata sebagian besar karena bekerja, karena menikah. Nah, apapun alasannya, kita harus mendorong agar anak-anak kita semuanya bisa sekolah. Sekolah tidak harus sekolah umum saja, tetapi sekolah agama juga sangat baik jika bisa mendapatkan keduanya),” tandasnya.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012