KORAN-FAKTA.ID — Persigar Garut harus mengubur impian menembus semifinal Liga 4 Seri 1 Piala Gubernur Jawa Barat setelah ditahan imbang Persikotas Tasikmalaya dengan skor 0-0 pada laga terakhir Grup X di Stadion Purnawarman, Purwakarta, Sabtu (22/11/2025). Hasil tersebut membuat Persigar hanya finish di peringkat ketiga klasemen akhir
Pelatih Persigar, Asep Angga, mengakui memang dari awal-awal kita terlihat ada beberapa keputusan wasit yang kurang efektif sejak awal pertandingan. Meski begitu, ia menegaskan namun para pemain tetap fokus dan sudah berusaha maksimal untuk meraih kemenangan. Dengan hasil imbang dan melihat klasemen, Persigar menutup fase grup di posisi ketiga dan berpeluang lolos ke putaran nasional, sesuai regulasi yang mengambil enam hingga tujuh tim.
Asep Angga menyampaikan bahwa Persigar memiliki waktu penyiapan yang cukup panjang menuju agenda Liga Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026, selepas Idulfitri. Ia menegaskan tim akan dievaluasi, termasuk rencana melakukan penambahan pemain sesuai kuota yang diperbolehkan, mengingat nanti itu pertemuannya bukan hanya dari tim yang ada di Jabar melainkan tim dari luar provinsi jabar
Sementara itu, Ketua Umum Persigar, H. Rudy Gunawan, menyebutkan bahwa meski gagal ke semifinal Piala Gubernur, performa Persigar sudah menunjukkan perkembangan positif. Ia mengatakan sebagian besar pemain akan dibubarkan sementara, namun beberapa akan kembali dikontrak pada Februari 2026.
Rudy menegaskan pelatih Asep Angga tetap dipertahankan untuk memimpin tim di musim berikutnya. Ia juga mempertimbangkan perekrutan lima hingga enam pemain baru agar Persigar lebih kompetitif di tingkat nasional. Selain itu, ia menjelaskan bahwa Divisi 4 tidak mensyaratkan badan hukum klub, namun ke depan pihaknya tetap akan menyiapkan legalitas agar Persigar lebih profesional.
Rudy menyampaikan terima kasih kepada suporter yang terus mendukung Persigar. Ia mengaku masih memiliki tanggung jawab moral untuk mengantarkan Persigar tampil lebih baik, terlebih setelah sebelumnya merasa belum maksimal mengelola sepak bola Garut saat menjabat sebagai Bupati. Karena dulu belum ada fasilitasnya dan Alhamdulillah tugas saya sudah selesai target kita tercapai bisa masuk ke divisi 4 nasional, namun bagus nya itu seharusnya Persigar itu bisa berada divisi 3 Nasionl,” Harap Rudy.
LIa juga menjelaskan bahwa selama beberapa bulan terakhir, biaya operasional dan honor pemain didukung oleh sponsor dari RS Madinah. (J Wan)



















