KORAN-FAKTA.ID – Staf Ahli Bupati Garut Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Nia Garnia Karyana, menjadi keynote speaker dalam kegiatan Kuliah Umum, yang dilaksanakan di Atrium Ciplaz Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (27/1/2026).
Kegiatan ini mengusung tema strategis: “Kebijakan Inovatif BUMN dan BUMD dalam Menciptakan Nilai Tambah Sosial dan Ekonomi Serta Menumbuhkan Kewirausahaan Skala Besar (Mass Entrepreneurship).” Acara ini turut menghadirkan jajaran tokoh nasional serta praktisi dari unsur pemerintah, BUMN, BUMD, dan dunia industri sebagai narasumber.
Nia Garnia Karyana memaparkan realitas demografi Kabupaten Garut yang memiliki populasi sekitar 2,9 juta jiwa. Menurutnya, dengan anggaran daerah sebesar 4,9 triliun rupiah, dukungan pemerintah tidak akan cukup tanpa adanya kemandirian ekonomi dari masyarakat, khususnya para mahasiswa.
“Mahasiswa sebagai usia produktif jangan bergantung pada kegiatan formal menjadi Dosen, Guru ataupun ASN. Saya mendorong mahasiswa/i yang memilih jurusan kewirausahan memimal memiliki bisnis sendiri dalam bidang apapun,” tegas Nia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut (Uniga) yang terus memberikan nuansa inovasi luar biasa bagi para mahasiswa. Terlebih, Wakil Bupati Garut saat ini juga sangat menaruh perhatian besar pada pengembangan sektor kewirausahaan.
Dekan Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut, Sukma Nugraha, berharap kuliah umum ini menjadi bekal berharga bagi mahasiswa, terutama dalam memahami aspek inovasi di lapangan. Ia menekankan bahwa menjadi wirausaha bukan sekadar hasil akhir, melainkan sebuah proses panjang yang membutuhkan mental yang kuat.
“Kami ingin mahasiswa bisa melangkah dilapangan, bagaimana kewirausahaan itu berjalan melalui proses dan mental yang perlu dibentuk. Kami juga mengucapkan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah dan BUMN, BUMD dan narasumber yang telah mendukung kegiatan ini, ujar Sukma.



















