KORAN-FAKTA.ID — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut, dr. Helmi Budiman, secara resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan PMI Kecamatan Tarogong Kidul. Pelantikan berlangsung di Aula Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (4/12/2025).
Dalam kesempatan tersebut, dr. Helmi Budiman menyampaikan bahwa pelantikan pengurus ini merupakan agenda rutin organisasi setelah kepengurusan sebelumnya periode 2020–2025 menyelesaikan tugasnya dengan baik.
“Pelantikan hari ini adalah kegiatan rutin. Kepengurusan lama sudah menyelesaikan masa baktinya dengan baik, dan sekarang kepengurusan yang baru Alhamdulillah sudah terpilih, baik dari dewan kehormatan maupun ketua PMI-nya. Saya berharap kegiatan PMI ke depan lebih baik, lebih maju, lebih banyak, serta lebih melibatkan masyarakat sehingga pelayanan PMI semakin luas,” ujar Helmi.
Ia menambahkan bahwa pelantikan pengurus di tingkat kecamatan pada tahun ini dilakukan secara bertahap. “Tahun ini ada sekitar 16 kecamatan yang pengurusnya baru,” tambahnya.

Kebutuhan Darah di Garut Capai 2.000–2.500 Kantong per Bulan
Dr. Helmi juga menjelaskan kondisi kebutuhan darah di Kabupaten Garut yang cukup tinggi, rata-rata mencapai 2.000 hingga 2.500 kantong per bulan, bahkan dalam situasi tertentu bisa mendekati 3.000 kantong.
“Memang kebutuhan darah itu fluktuatif, tidak bisa ditetapkan harus sekian. Karena kasusnya tiap bulan berbeda-beda,” terangnya.
Secara kuantitatif, stok darah di PMI Garut sebenarnya mencukupi. Namun, tantangan muncul ketika kebutuhan darah tidak sesuai dengan ketersediaan golongan darah.
“Kadang yang dibutuhkan golongan darah A, tapi yang tersedia di PMI justru B, O, atau AB. Jadi kita memang tidak bisa menjamin kesiapan golongan darah tertentu setiap saat. Secara keseluruhan stok cukup, tetapi dalam teknisnya ada kondisi tertentu di mana darah yang dicari tidak tersedia,” jelasnya.
Helmi menambahkan, ada pula jenis darah khusus yang harus diolah di Bandung karena fasilitas pengolahannya tidak tersedia di Garut mengingat skalanya yang kecil.

Donor Darah sebagai Tindakan Mulia
Dalam kesempatan tersebut, Helmi juga mengajak masyarakat untuk rutin melakukan donor darah karena selain sebagai bentuk kepedulian, donor darah juga bernilai ibadah.
“Donor darah ini adalah shodaqoh, dan shodaqoh itu dijamin Allah SWT memberikan pahala yang berlimpah. Ini juga jalan kemuliaan, karena darah tidak bisa digantikan oleh apa pun. Menyelamatkan satu manusia sama dengan menyelamatkan seluruh umat manusia. Selain itu, donor membuat tubuh lebih sehat dan insyaallah memperpanjang usia,” tuturnya.
PMI Garut Kirim Relawan ke Lokasi Bencana di Aceh
Helmi juga mengungkapkan bahwa PMI Garut turut memberangkatkan relawannya untuk membantu penanganan bencana banjir bandang di Aceh.
“Alhamdulillah kita termasuk kabupaten yang mengirimkan relawan ke Aceh. Kita mengirimkan tiga orang relawan beserta satu unit tangki, yang bergabung dengan relawan PMI pusat,” ungkapnya.
Pelantikan pengurus PMI Kecamatan Tarogong Kidul diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan pelayanan kemanusiaan di tingkat wilayah, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan PMI dalam membantu masyarakat. (J Wan)





