Senin, Oktober 5, 2026

Latest Posts

Pemkab Garut Tetapkan Kepala UPT Puskesmas, Bupati Tekankan Profesionalisme dan Disiplin ASN

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut resmi menetapkan dan menyerahkan Petikan Keputusan Bupati Garut tentang Penetapan Pejabat Fungsional Kesehatan yang Diberi Tugas Tambahan sebagai Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda Pengarahan dan Penyerahan SK yang berlangsung di Aula DPPKBPPPA Kabupaten Garut, Jumat (30/1/2026).

Seluruh Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Garut turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola pelayanan kesehatan dasar, sekaligus peningkatan profesionalisme dan akuntabilitas aparatur kesehatan di daerah.

Dalam arahannya, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa Kepala UPT Puskesmas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Penugasan tambahan yang diberikan, menurutnya, merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan manajemen puskesmas, serta kemampuan memberikan pelayanan yang merata, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Selain itu, Kepala UPT Puskesmas juga dituntut mampu beradaptasi dengan dinamika kebijakan kesehatan serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap pelayanan prima harus menjadi nilai utama dalam menjalankan tugas,” tegas Bupati.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Apt. Yodi Sirodjudin, menyampaikan bahwa penetapan Pejabat Fungsional Kesehatan sebagai Kepala UPT Puskesmas telah melalui mekanisme dan ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan. Proses tersebut mempertimbangkan aspek kompetensi, pengalaman, serta kebutuhan organisasi.

Ia menambahkan, Pemkab Garut menaruh harapan besar agar para pejabat yang ditetapkan mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, memperkuat tata kelola puskesmas, serta lebih responsif terhadap kebutuhan dan keluhan masyarakat.

Penetapan ini, lanjutnya, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan sumber daya manusia di sektor kesehatan, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif, merata, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKD Kabupaten Garut, Kristanti Wahyuni, menekankan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya terkait kehadiran sebagai indikator utama kinerja. Ia menegaskan bahwa saat ini tidak ada lagi alasan bagi ASN untuk mengabaikan kewajiban presensi berbasis aplikasi.

“Sudah tidak ada lagi alasan dan justifikasi, semuanya ada solusinya,” tegasnya.
Ia mencontohkan sektor pendidikan dengan jumlah guru sekitar 11 ribu orang yang tersebar di ratusan satuan pendidikan, dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 93 persen. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan kehadiran ASN dalam jumlah besar dapat dilaksanakan dengan baik.

“Nah, ini yang 67 puskesmas, walaupun dengan skema waktu yang berbeda, pasti ada solusinya,” ujarnya.

Kristanti juga mengingatkan bahwa Bupati Garut telah mengamanatkan penilaian kinerja organisasi berdasarkan tiga aspek utama, yakni kedisiplinan, keselarasan program dan kegiatan, serta realisasi kinerja. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan ASN memiliki pengaruh besar terhadap pengembangan karier.

“Ketika penilaian kinerja organisasi kurang, jangan berharap dalam dua tahun bisa naik pangkat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kinerja individu ASN akan berdampak langsung pada kinerja organisasi secara keseluruhan. Oleh karena itu, seluruh ASN wajib mematuhi ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin ASN.

“Kita bertanggung jawab kepada masyarakat. Juri kita adalah masyarakat, dan kita harus memberikan pelayanan terbaik, terlebih bagi Bapak dan Ibu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Garut berharap para Kepala UPT Puskesmas mampu menjalankan amanah secara profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Garut. (*)

 

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012