KORAN-FAKTA.ID – Proyek pembangunan Kantor Dinas Perhubungan di Kabupaten Garut dengan anggaran lebih dari Rp. 3 miliar belum mengikuti tahapan awal yang seharusnya dilakukan. Pelaksanaan proyek ini menuai kritikan karena tidak memperhatikan langkah-langkah persiapan yang diperlukan sebelumnya.

Sehingga wajar jika beberapa kalangan menilai pelaksanaan proyek pembangunan yang saat ini sedang dilakukan mencetuskan nada-nada sumbang saat melihat pelaksanaan awal pekerjaan tersebut.

Tahap persiapan awal yang terabaikan antara lain pembuatan pagar di sekitar proyek, mengingat lokasinya berada di lingkungan Gedung Kantor Dinas yang sudah ada. Ini perlu diperhatikan karena ada aktivitas warga yang membutuhkan pelayanan KIR Kendaraan di sekitar proyek.

“Ya, tentunya harus diperhatikan serius tahapan-tahapannya itu, lihat saja kalau memang tidak dipagar sekeliling banyak material kayu bekas bangunan kantor lama yang bertumpuk. khawatir ada paku-paku bekas atau benda tajam yang dikhawatirkan bisa membahayakan masyarakat yang datang untuk membutuhkan pelayanan pengujian kendaraannya,” Ujar Yuyus salah seorang warga kecamatan Garut kota, yang berprofesi sebagai jurnalis saat memantau tahapan pelaksanaan pembangunan. Senin (14/08/2023) siang.

Lanjut disampaikan, Anggaran yang digelontorkan Pemkab Garut untuk pembangunan kantor Dishub Garut ini kan cukup besar, wajar jika mengutamakan tahapan pekerjaan yang paling krusial. Selain itu beberapa tahapan seperti Dokumentasi proyek, peralatan bangunan yang terlihat masih belum lengkap juga jumlah pekerja yang saat ini terlihat hanya beberapa orang.

“ Tidak ada alat berat, bahkan untuk membuat adukan sepertinya masih manual, tidak menggunakan molen, padahal pembuatan pondasi sudah mulai dilakukan. Selain itu juga diatas lahan yang akan dibangun saat ini masih banyak tumpukan material bekas bangunan lama,” cetusnya.

Ketpoto: Sekdis Perhubungan Garut, Asep Jaelani

Sementara Sekertaris Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Asep Jaelani yang saat ini ditunjuk untuk melanjutkan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menggantikan Kepala Dinas yang sebelumnya menjadi PPK Proyek pembangunan Kantor Dinas Perhubungan menyebutkan saat ini baru dilaksanakan tahapan awal pelaksanaan pembangunan.

“ Saya hanya meneruskan PPK yang sebelumnya, nah ini baru tahap awal. Bahkan hari ini kita pun kedatangan tamu dari inspektorat untuk melakukan evaluasi,” lanjutnya

Kata dia, selain evaluasi oleh inspektorat pihaknya sebagai PPK tentunya juga akan melakukan evaluasi Rutin agar pekerjaan pembangunan kantor yang dibiayai oleh APBD ini tidak menimbulkan permasalahan.

“Selain hari ini saya mendampingi evaluasi dari inspektorat, setiap satu Minggu sekalipun saya akan terus mengepaluasi. Selain diharapkan kualitas pekerjaan yang baik, sayapun tidak ingin ada permasalahan yang timbul. Karna bagaimanapun pembangunan kantor dishub ini dibiayai APBD,” tuturnya.

Lanjut disampaikan, pihaknya bersama-sama pengawas akan berlaku Tegas terhadap pihak ke Tiga agar betul-betul memberikan laporan sesuai dengan kondisi dilapangan.

Kemudian saat disinggung terkait kondisi dilapangan yang saat ini masih belum dipasang pagar pengaman dan juga pembersihan tumpukan material bekas bangunan, menyebut. Saat ini akan dilakukan proses penarikan keluar.

” Mengingat aset-aset yang harus ditarik perlu dirinci dihitung. Insyaallah kalau tahapan itu selesai akan secepatnya kita lakukan sesuai dengan harapan yang diinginkan, pada intinya ini baru proses tahapan yang bisa dilakukan akan dilaksanakan secepatnya,” ungkapnya.

Sementara ditempat yang sama, Tim lapangan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Garut saat dimintai tanggapan mengenai hal itu tidak bisa (*)

Editor: J Wan

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here