Sabtu, Oktober 24, 2026

Latest Posts

PKS Garut Perkuat Silaturahmi dengan Persis dan Muhammadiyah, Siap Rangkul Generasi Z

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – GARUT | Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Garut sekaligus anggota DPRD Kabupaten Garut, H. Yusuf Musyafa, menegaskan pentingnya membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, dan membuka ruang dialog dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) serta tokoh masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Yusuf saat diwawancarai awak media seusai kegiatan dialog dan silaturahmi bersama sejumlah tokoh organisasi kemasyarakatan di Fave Hotel Garut, Jumat (23/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, DPD PKS Kabupaten Garut mengundang perwakilan dua organisasi Islam besar, yakni Persatuan Islam (Persis) dan Muhammadiyah. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya PKS untuk memperluas komunikasi, menyerap aspirasi, serta membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat demi kemajuan Kabupaten Garut.

Yusuf mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi formal, melainkan juga menjadi kesempatan bagi PKS untuk mendengarkan pandangan, pengalaman, dan masukan dari organisasi yang telah lama berkiprah dalam bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.

Menurutnya, PKS sebagai partai politik yang memiliki perjalanan sekitar 25 tahun masih perlu terus belajar dari organisasi-organisasi yang mempunyai sejarah panjang dan pengalaman luas dalam membina umat serta berkontribusi bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kami bersama pengurus DPD PKS Kabupaten Garut mengundang dua tokoh ormas besar di Kabupaten Garut, yaitu Persis dan Muhammadiyah. Tentunya, kami ingin lebih banyak mendengarkan masukan dari kedua organisasi tersebut,” ujar Yusuf.

Belajar dari Pengalaman Organisasi yang Lebih Senior

Yusuf menjelaskan, Persis dan Muhammadiyah memiliki rekam jejak panjang dalam perjalanan bangsa Indonesia. Pengalaman kedua organisasi tersebut dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat dinilai menjadi sumber pembelajaran yang berharga bagi PKS.

Ia menilai, dialog lintas organisasi merupakan salah satu cara untuk memperluas wawasan politik, memahami kebutuhan masyarakat secara lebih mendalam, serta membangun pola komunikasi yang terbuka.

Menurut Yusuf, partai politik tidak seharusnya hanya berfokus pada kegiatan internal organisasi atau kepentingan elektoral. Partai juga perlu membuka diri terhadap pandangan berbagai elemen masyarakat, mulai dari ulama, tokoh agama, akademisi, generasi muda, hingga kalangan pengusaha.

Masukan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, lanjutnya, dapat menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam menentukan langkah politik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Selama ini, kami juga terus berupaya berdakwah dalam konteks politik, baik dalam lingkup kepentingan Indonesia secara umum maupun di Kabupaten Garut. Namun, perjalanan itu tentu membutuhkan banyak pembelajaran. Kami perlu terus mendengarkan masukan dari para tokoh, para senior, dan alim ulama,” ungkapnya.

Buka Ruang Kolaborasi dan Hilangkan Sekat Komunikasi

Yusuf juga menyoroti pentingnya menghilangkan sekat komunikasi yang terkadang muncul antara partai politik dan organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, keterbatasan komunikasi dan minimnya pertemuan dapat menimbulkan jarak di antara kedua pihak. Padahal, partai politik dan ormas memiliki peran masing-masing dalam kehidupan masyarakat serta dapat berkolaborasi untuk mendorong pembangunan daerah.

Melalui dialog secara langsung, PKS Garut berharap dapat memahami pandangan masing-masing organisasi sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas.

Yusuf menyebutkan, dalam pertemuan tersebut pihaknya mendapatkan respons positif terkait keterbukaan organisasi terhadap kader-kader PKS yang ingin terlibat aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

“Kami bersyukur karena ternyata ada keterbukaan dari masing-masing ormas. Kader-kader PKS dapat ikut menjadi anggota dan aktif dalam kegiatan organisasi, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku. Kami menyambut baik keterbukaan ini karena dapat memperkuat silaturahmi dan membangun kerja sama yang lebih harmonis,” jelasnya.

Ia menambahkan, komunikasi yang baik perlu terus dijaga agar perbedaan latar belakang organisasi maupun pilihan politik tidak menjadi penghalang dalam membangun masyarakat.
PKS Garut Siap Rangkul Generasi Z dalam Dialog Politik

Selain menjalin komunikasi dengan organisasi yang telah lama berdiri, DPD PKS Kabupaten Garut berencana memperluas forum dialog dengan melibatkan generasi muda, khususnya Generasi Z.

Yusuf menilai, generasi muda memiliki pandangan, pengalaman, dan kebutuhan yang berbeda dari generasi sebelumnya. Karena itu, aspirasi mereka perlu mendapatkan ruang dalam pembahasan mengenai arah pembangunan daerah dan kehidupan politik.

Menurutnya, generasi muda bukan sekadar sasaran sosialisasi politik, melainkan mitra dialog yang dapat memberikan gagasan, kritik, dan masukan konstruktif.

PKS Garut berencana mengundang tokoh-tokoh muda dari berbagai latar belakang untuk berdiskusi secara terbuka. Forum tersebut diharapkan menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda, termasuk tantangan pendidikan, lapangan pekerjaan, kewirausahaan, perkembangan teknologi, dan partisipasi dalam pembangunan.

Tidak hanya generasi muda, PKS Garut juga berencana membuka ruang dialog dengan kalangan pengusaha dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

“Kami juga berniat mengundang tokoh-tokoh Gen Z di Kabupaten Garut. Ke depan, kami ingin berdialog dengan pengusaha dan berbagai elemen lainnya. Kami sangat membutuhkan masukan dari mereka. Tujuannya bukan hanya untuk bertemu, tetapi membangun komunikasi dan silaturahmi yang lebih baik,” tuturnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya PKS Garut memperluas jangkauan komunikasi politik agar aspirasi yang dihimpun dapat mencakup berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda dan pelaku ekonomi.

Dorong Politik yang Terbuka dan Aspiratif
Yusuf menegaskan, dialog bersama Persis dan Muhammadiyah merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih erat dengan berbagai unsur masyarakat di Kabupaten Garut.

Ia memastikan PKS Garut akan terus membuka diri untuk berdiskusi dengan organisasi kemasyarakatan lainnya. Menurutnya, semakin banyak pihak yang dilibatkan dalam komunikasi, semakin beragam pula sudut pandang yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam memahami dan menyelesaikan persoalan daerah.

Ia berharap, kegiatan serupa tidak berhenti pada satu pertemuan, tetapi dapat berlanjut menjadi komunikasi yang berkesinambungan dan menghasilkan kerja sama nyata.

Bagi PKS Garut, mendengarkan masukan dari tokoh masyarakat, alim ulama, dan organisasi yang lebih senior merupakan bagian penting dari proses pembelajaran politik. Masukan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menjalankan fungsi kepartaian maupun tugas sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Garut.

Di sisi lain, keterbukaan terhadap generasi muda dan kalangan pengusaha diharapkan mampu memperkaya perspektif partai dalam membaca perubahan sosial serta menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.

“Insyaallah, kami akan mengundang ormas-ormas lainnya juga. Kami ingin terus belajar dan mendengarkan masukan dari para tokoh, para senior, alim ulama, serta tokoh-tokoh masyarakat Garut. Kami merasa perlu banyak mendengar agar komunikasi dan kolaborasi ke depan bisa berjalan lebih baik,” pungkas Yusuf.

Melalui kegiatan tersebut, PKS Garut berharap hubungan dengan berbagai organisasi kemasyarakatan semakin harmonis, komunikasi politik semakin terbuka, dan ruang partisipasi masyarakat semakin luas.

Keterbukaan antar lembaga, kesediaan untuk mendengarkan kritik, serta kolaborasi lintas organisasi menjadi modal penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat dan mendorong pembangunan Kabupaten Garut yang lebih inklusif.(*)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012