KORAN-FAKTA.ID – Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Garut menggelar seleksi pemain untuk Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Kegiatan ini berlangsung di Stadion Dalem Bintang RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Sabtu (25/1/2025).
Sekretaris Jenderal Askab PSSI Garut, Yuyus M. Kartawiredja, yang didampingi Manager tim H Gunawan(Exco Askab PSSI Garut) mengatakan persiapan ini sangat serius dan terprogram untuk bisa mencapai target terbaik untuk diraih pada ajang BK Porprov nanti.
, H. Gunawan, menyampaikan bahwa ini merupakan seleksi terbuka kedua yang diadakan oleh PSSI Kabupaten Garut.
“Seleksi pertama telah dilaksanakan pada Sabtu lalu, dengan melibatkan para pemain yang berlaga di PORKAB Garut. Seleksi kali ini bertujuan untuk menjaring pemain-pemain terbaik yang akan memperkuat tim Porda Garut di Porprov Jabar 2026,” ujar Yuyus.

Menurutnya, selain melibatkan pemain PORKAB, seleksi ini juga menjadi ajang untuk menggali potensi pemain-pemain muda lain yang sebelumnya tidak terlibat di PORKAB.
“Kami mengundang para pemain muda yang belum sempat berpartisipasi di PORKAB untuk mengikuti seleksi ini. Harapannya, bibit-bibit potensial dapat muncul dan memperkuat tim Porda Garut di Porprov Jabar 2026 mendatang,” tambahnya.
Yuyus juga mengaku bangga dengan antusiasme tinggi para pemain lokal yang berasal dari berbagai pelosok Garut.
“Saya tidak menyangka dan merasa sangat bangga melihat antusiasme yang luar biasa dari para pemain. Awal pembukaan seleksi pada hari Selasa, dan baru memasuki hari Rabu sudah ada lebih dari 300 pendaftar. Bahkan, dengan perpanjangan waktu pendaftaran satu hari, jumlah peserta mencapai lebih dari 400 orang. Jika diberi tambahan waktu, mungkin bisa mencapai 600 peserta,” ungkapnya.

Jaring 30-35 Pemain Terbaik
Dari ratusan peserta seleksi, akan dipilih 30 hingga 35 pemain terbaik untuk mengisi kuota pemain tim Porda Garut. Tim seleksi ditugaskan untuk menilai secara objektif kemampuan para pemain dan memilih mereka yang benar-benar layak.
“Proses seleksi ini sangat ketat. Tim seleksi harus bekerja maksimal untuk menentukan pemain yang layak masuk tim utama. Pemain yang belum terpilih tetap kami hargai usahanya,” jelas Yuyus.
Target Lolos BK Porprov Jabar
Dengan waktu yang panjang hingga Porprov Jabar 2026, Yuyus optimistis tim Garut dapat terbentuk solid dan kompak, baik di dalam maupun di luar lapangan.
“Kami ingin mencapai hasil maksimal, tentu perlu waktu untuk membangun tim yang optimal. Latihan yang intensif dan jangka panjang sangat diperlukan agar target lolos BK Porprov Jabar bisa tercapai,” tuturnya.
Dukung Pelatih Lokal
Pada seleksi kali ini, Askab PSSI Garut tetap mempercayakan pelatih-pelatih lokal untuk mengasah kemampuan para pemain.
“Kami memberdayakan pelatih lokal karena kemampuan mereka tidak kalah dengan pelatih dari luar daerah, baik dari segi teknik, adaptasi permainan, maupun kemampuan mengayomi para pemain muda. Hanya saja, kesempatan mereka yang sering kali terbatas. Hari ini, kami percaya dengan kualitas pelatih lokal di Kabupaten Garut,” tutup Yuyus.
Sementara Manager tim H Gunawan(Exco Askab PSSI Garut) mengatakan persiapan ini sangat serius dan terprogram untuk bisa mencapai target terbaik untuk diraih pada ajang BK Porprov nanti.
Sambungnya, untuk program latihan rencananya dalam seminggu tiga kali latihan. Ujicoba akan diagendakan pada akhir pekan untuk mencari komposisi tim. Karena akan ada pemain yang keluar ataupun masuk.
“Persiapan tim saat ini on the right track, dengan program seleksi dan persiapan yang panjang diharapkan tim sangat siap dalam menghadapi Porprov nanti, Program program latihan yang akan disiapkan diharapkan bisa maksimal menuju Porprov dan mendapatkan hasil yang paripurna,”pungkasnya.
Dengan langkah ini, diharapkan talenta-talenta terbaik dari Kabupaten Garut dapat bersinar di ajang Porprov Jabar 2026. (J Wan)





