KORAN-FAKTA.ID – Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, MBA, menjadi pembina upacara dalam apel gabungan yang dilaksanakan di Kantor Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Intan Garut, Jalan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (12/8/2025).
Apel pagi tersebut digelar dalam rangka pembinaan dan pengarahan pegawai, sekaligus penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PDAM Tirta Intan Garut dengan Garut Hebat Super App dan Bank BJB untuk integrasi layanan pembayaran.
Teh Putri Karlina menegaskan, kehadiran PDAM di Garut Hebat Super App harus menjadi semangat baru dalam pelayanan.
“Teman-teman PDAM adalah BUMD di bidang pelayanan. Kalau tidak ada sikap melayani, lebih baik tidak usah di sini. Kami akan memantau, dan jika performanya tidak lebih baik, kami akan melakukan evaluasi internal,” tegasnya.
Menurutnya, integrasi ini penting karena layanan PDAM Tirta Intan Garut merupakan salah satu yang paling sering digunakan sekaligus paling banyak dikeluhkan masyarakat.
Dengan adanya integrasi ke Super App, pengaduan, pemasangan baru, dan pembayaran kini dapat dilakukan lebih cepat, mudah, dan dapat dipantau langsung oleh pimpinan daerah melalui dashboard digital.
Plt. Direktur Umum PDAM Tirta Intan Garut, Hendro Sugiarto, menyampaikan bahwa pihaknya mengintegrasikan tiga fitur utama, yaitu pengaduan pelanggan, pemasangan baru, dan pembayaran tagihan.
“Semua proses ini terhubung ke sistem IT PDAM dan Pemda, sehingga bisa dipantau langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati. Kalau banyak komplain, akan langsung terlihat di dashboard pimpinan. Ini mendorong kami untuk gercep dan quick response,” ujarnya.
Wabup juga menekankan pentingnya disiplin, keikhlasan dalam melayani, serta memandang pekerjaan sebagai amanah. (*)





