KORAN-FAKTA.ID – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, secara resmi membuka Pelatihan Public Service Perumda Air Minum Tirta Intan Kabupaten Garut yang dirangkaikan dengan kegiatan pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Kegiatan tersebut digelar di Aula Perumda Air Minum Tirta Intan, Senin (12/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Putri Karlina menyampaikan bahwa momentum pelatihan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas pelayanan, tetapi juga sebagai ruang pembinaan serta berbagi informasi strategis dalam pengelolaan BUMD.
Ia mengungkapkan bahwa banyak masukan yang diterima, baik dari internal perusahaan maupun dari masyarakat, yang dapat dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan kinerja Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, khususnya dalam meningkatkan profit dan kualitas layanan.
“Barusan ini pelatihan dan saya memanfaatkannya untuk pembinaan serta berbagi informasi, baik dari saya, dari teman-teman, termasuk dari masyarakat. Cukup banyak informasi dan masukan untuk perbaikan PDAM Tirta Intan Garut, terutama untuk peningkatan profit,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Garut menegaskan bahwa kunci keberlanjutan PDAM terletak pada kepuasan pelanggan. Menurutnya, pelayanan yang optimal harus menjadi prioritas utama agar pelanggan yang sudah ada tetap bertahan, sekaligus mampu menarik masyarakat yang belum berlangganan.
“Kita harus memprioritaskan kepuasan pelanggan supaya pelanggan yang sudah ada tidak keluar dan masyarakat yang belum berlangganan tertarik untuk berlangganan,” tegas Putri Karlina.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, Dadan Hidayatulloh, mengapresiasi kehadiran dan perhatian langsung Wakil Bupati Garut dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini dimanfaatkan secara maksimal sebagai sarana pembinaan BUMD.
“Pelatihan ini dimanfaatkan langsung oleh Ibu Wakil Bupati Garut Putri Karlina sebagai pembinaan kapasitas BUMD. Beliau memberikan arahan dan masukan strategis bagi PDAM Tirta Intan Garut,” ungkap Dadan.
Ia menambahkan, sejumlah isu penting turut dibahas dalam kegiatan tersebut, terutama terkait peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta penggunaan sumur dalam yang dinilai berisiko dan berbahaya apabila tidak dikelola dengan baik.
Melalui pelatihan dan pembinaan ini, diharapkan Perumda Air Minum Tirta Intan Garut mampu memperkuat kualitas pelayanan publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta menjadi BUMD yang profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan. (*)



















