Kamis, Mei 14, 2026

Latest Posts

BAPETEN dan Komisi XII DPR RI H Dony Maryadi Oekon Gelar Bakti Pengawasan Ketenaganukliran di Garut

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) bekerja sama dengan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, H. Dony Maryadi Oekon, menggelar kegiatan Bakti Pengawasan Ketenaganukliran dalam rangka pembinaan peraturan di bidang instalasi dan bahan nuklir. Acara berlangsung di Aula Kamojang Hotel Agusta, Jalan Cipanas, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (3/11/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Pengkajian dan Keselamatan Nuklir BAPETEN, Haendra Subekti, Direktur Pengaturan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir, Nur Syamsi Syam, serta Pengawas Radiasi Ahli Utama, Sri Budi Utami.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap pentingnya pengawasan ketenaganukliran, serta memastikan pemanfaatan teknologi nuklir berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, H. Dony Maryadi Oekon, menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar BAPETEN ini merupakan upaya sosialisasi kepada masyarakat mengenai pemahaman dasar tentang nuklir, mengingat masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu energi nuklir dan bagaimana pemanfaatannya.

Sebetulnya kita akan mengarah kepada industri atau sektor kelistrikan yang menggunakan bahan baku nuklir. Saat ini undang-undangnya sedang kami siapkan, sehingga ke depan kita bisa membangun energi berbasis nuklir. Namun, sebelum itu terlaksana, pemahaman kepada masyarakat harus disampaikan terlebih dahulu agar tidak muncul kesalahpahaman di kalangan masyarakat yang awam terhadap nuklir,” ujar Dony.

Ia menambahkan, selama ini sebagian masyarakat menganggap nuklir identik dengan sesuatu yang berbahaya, seperti bom nuklir, padahal pemanfaatan nuklir untuk energi dilakukan melalui proses yang berbeda dan aman.

Kita harus mulai bergeser kepada energi terbarukan, yaitu energi yang bersih. Saat ini sekitar 60 persen industri listrik kita masih menggunakan batu bara yang berdampak buruk bagi kesehatan karena menghasilkan emisi karbon. Dengan beralih ke energi terbarukan berbasis nuklir, insyaallah masyarakat akan mendapatkan manfaat terutama dari sisi kesehatan,” tambahnya.

Kegiatan ini juga diisi dengan presentasi oleh Pengawas Radiasi Ahli Utama BAPETEN, Sri Budi Utami. Selain sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan dialog interaktif antara peserta dan narasumber dari BAPETEN. Peserta yang hadir terdiri dari unsur pemerintah daerah, akademisi, serta pelaku usaha yang berkaitan dengan penggunaan teknologi berbasis radiasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dan instansi terkait semakin memahami peran penting BAPETEN dalam menjaga keselamatan dan keamanan dalam pemanfaatan teknologi nuklir di Indonesia.(J Wan)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012