KORAN-FAKTA.ID – GARUT | Organisasi kemasyarakatan Barisan Pembaharuan Kesatuan Indonesia (BAPEKSI) menggelar pelatihan membatik Ciwitan di Aula Hotel Augusta, kawasan Cipanas, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan, melalui pengembangan keterampilan di bidang kerajinan batik.
Pelatihan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk pelaksanaan arahan Ketua Umum BAPEKSI, TB. Hasanuddin, agar organisasi dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat.

Ketua DPC BAPEKSI Kabupaten Garut, Yuyus M.Kartawiredja mengatakan bahwa pelatihan batik Ciwitan ini bertujuan memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi para peserta, khususnya perempuan di Kabupaten Garut.
“Sesuai arahan Ketua Umum, kami menyelenggarakan pelatihan batik Ciwitan ini dengan maksud meningkatkan pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan, di bidang kerajinan membatik,” ujar Yuyus.
Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, para peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan produktif. Keterampilan membatik diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk melestarikan kerajinan batik, tetapi juga berpotensi membuka peluang usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.
Sementara itu, Ketua DPD BAPEKSI Jawa Barat, Dadang Rohmansyah, menyampaikan bahwa pelatihan membatik Ciwitan di Kabupaten Garut merupakan pelatihan ke-24 yang diselenggarakan BAPEKSI di kabupaten/kota di Jawa Barat.
Menurut Dadang, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat sesuai amanat Ketua Umum BAPEKSI.
“Ini merupakan pelatihan ke-24 di kabupaten/kota di Jawa Barat. Tentu saja, kami ingin berbuat sesuatu yang sangat bermanfaat bagi rakyat sesuai amanat Ketua Umum kami,” ungkap Dadang.
Ia menegaskan, pelatihan tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas kegiatan di ruang pelatihan, tetapi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di ruangan ini saja, tetapi bisa berkembang di masyarakat luas,” tambahnya.
Melalui pelatihan batik Ciwitan ini, BAPEKSI berharap semakin banyak masyarakat, khususnya kaum perempuan, yang memiliki keterampilan membatik dan mampu mengembangkannya secara berkelanjutan. Selain mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat turut melestarikan kerajinan batik sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya usaha kreatif di Kabupaten Garut.(*)




















