Kamis, Juni 11, 2026

Latest Posts

Anggota DPRD Bersama DKP dan Dinsos Garut Tinjau Lansia Duafa serta Keluarga Penghuni Rumah Tidak Layak Huni

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID  – Anggota DPRD Kabupaten Garut Komisi IV, Yudha Puja Turnawan, berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Sosial Kabupaten Garut meninjau lansia serta keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Garut Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial.

Kunjungan pertama dilakukan ke kediaman Mak Jejen, seorang lansia duafa yang tinggal di Kampung Maraliuk, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota. Selanjutnya, rombongan mengunjungi keluarga Ibu Ria Astuti, warga Kampung Cijelereun RT 01/RW 06, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut Hj. Yani Yuliani, S.P., M.P., Camat Cibiuk Hj. Iis Rahmawati, S.STP., M.Ak., perwakilan Dinas Sosial, pendamping TKSK, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Yudha Puja Turnawan menjelaskan bahwa Mak Jejen merupakan lansia duafa yang termasuk kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), sehingga menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Garut untuk memberikan pelayanan kesejahteraan sosial.

Alhamdulillah, baik DKP maupun Dinas Sosial Garut memberikan bantuan sembako. Saya selaku wakil rakyat juga memberikan tali asih berupa sembako dan santunan uang untuk Mak Jejen,” ujarnya.

Terkait keluarga Ibu Ria Astuti, Yudha mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengecekan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Kementerian Sosial RI, keluarga tersebut belum masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata Ibu Ria Astuti beserta suami dan keempat anaknya belum terdata dalam DTSEN. Akibatnya, mereka tidak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah pusat seperti PKH, BPNT, BLT Kesra, maupun bantuan sosial lainnya,” katanya.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan mengingat keluarga tersebut tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni.

Hari ini Alhamdulillah DKP memberikan bantuan sembako. Ibu Kadis juga memberikan santunan uang dari pribadi, kemudian Dinas Sosial memberikan bantuan sembako, dan saya sebagai wakil rakyat ikut bergotong royong membantu keluarga ini,” tambahnya.

Yudha berharap pemerintah pusat dapat mempercepat proses pembaruan data DTSEN yang telah diusulkan oleh pemerintah desa dan kecamatan.

Harapan saya ada percepatan pembaruan DTSEN ketika daerah mengusulkan perbaikan data. Karena keluarga ini benar-benar membutuhkan perhatian. Rumah yang ditempati sudah sangat memprihatinkan, bocor saat hujan, miring, dan berpotensi roboh sehingga membahayakan keselamatan penghuninya,” ungkap Yudha.

Ia menambahkan bahwa kondisi tersebut semakin mendesak karena Ibu Ria baru saja melahirkan anak keempatnya yang masih berusia dua hari.

Selain itu, Yudha juga meminta Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengoptimalkan kolaborasi pendanaan guna membantu perbaikan rumah keluarga tersebut.

Saya meminta kepada Bapak Bupati dan Bapak Sekda agar mengoptimalkan kolaborasi pendanaan, baik melalui BPR Garut, Bank BJB, PDAM, badan usaha lainnya, maupun lembaga pengumpulan dana umat seperti BAZNAS, agar rumah ini dapat segera diperbaiki sehingga menjadi layak huni dan aman bagi penghuninya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut, Hj. Yani Yuliani, S.P., M.P., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan.

DPRD dan pemerintah daerah adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Hari ini kami bersama Pak Yudha Puja Turnawan turun langsung ke lapangan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Menurut Yani, bantuan yang diberikan berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) yang memang diperuntukkan bagi masyarakat yang layak menerima bantuan.

Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan keluarga, terutama kebutuhan pangan. Kolaborasi seperti ini tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah, tetapi juga memerlukan kepedulian dari lingkungan sosial dan berbagai pihak lainnya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut akan terus bersinergi dengan berbagai sektor untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Insya Allah, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut akan senantiasa bersinergi dengan semua pihak. Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan bantuan, kami akan terus hadir dan turun langsung ke lapangan untuk membantu,” pungkasnya.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012