Sabtu, Januari 17, 2026

Latest Posts

Baznas Garut Salurkan Bantuan Kaki Palsu untuk Penyandang Disabilitas, Wujudkan Masyarakat Inklusif dan Mandiri

KORAN-FAKTA.IDBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap penyandang disabilitas melalui program bantuan kaki palsu. Penyaluran bantuan ini telah dilakukan untuk ke-11 kalinya sebagai bagian dari pengelolaan zakat, khususnya dari para muzaki yang berasal dari kalangan ASN Pemkab Garut dan Kementerian Agama.

Ketua Baznas Kabupaten Garut, H. Abdullah Effendi, menyampaikan bahwa pada penyaluran kali ini terdapat 10 orang penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu mereka menjadi lebih mandiri dalam aktivitas sehari-hari, baik dalam hal pekerjaan maupun kegiatan ibadah.

“Proses pemberian kaki palsu ini diawali dengan verifikasi ketat terhadap setiap permohonan yang masuk. Setelah data diverifikasi dan jumlah pemohon mencukupi, baru dilakukan pemesanan kepada penyedia,” jelasnya dalam penyerahan bantuan di Kantor Baznas, Komplek Islamic Center, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kamis (17/07/2025).

Menurutnya, pada bulan Juni lalu pihaknya telah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan data dan tahapan pengukuran kaki palsu. Setelah semuanya terpenuhi, proses pemesanan dan pemasangan langsung dikerjakan bersama penyedia jasa.

“Ini bentuk konkret dari kehadiran Baznas di tengah masyarakat, khususnya bagi para penyandang disabilitas. Kami ingin mereka bisa merasakan hidup yang lebih baik dan lebih berdaya,” tambahnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para ASN yang telah menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas. Ia berharap kontribusi ini menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan dan balasan pahala dari Allah SWT.

“Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi wujud syukur atas rezeki yang telah diberikan Allah. Dengan zakat, kita bisa saling membantu dan meringankan beban saudara kita,” katanya.

Bantuan kaki palsu ini, lanjutnya diajukan oleh masyarakat secara langsung maupun melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di berbagai wilayah. Setiap unit kaki palsu bernilai antara Rp5 juta hingga Rp6 juta.

Sementara itu, Asisten Daerah I Setda Garut, Bambang Hafid, turut mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, program ini merupakan bentuk bantuan yang produktif karena memberi dampak langsung terhadap kualitas hidup penerima.

“Program ini sangat tepat sasaran. Tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga mendorong kemandirian dan produktivitas penerima. Saya kira ke depan perlu ada sinergi lebih erat antara pemerintah dan komunitas untuk mempercepat validasi data calon penerima manfaat,” ujar Bambang.

Melalui program ini, Baznas Garut terus memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat inklusif, membuka ruang yang lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk hidup dengan lebih layak, bermartabat, dan berdaya. (*)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Latest Posts

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012