Sabtu, Januari 24, 2026

Latest Posts

Buka Sosialisasi Program Adiwiyata, Yudha Puja Turnawan: Pentingnya Keterlibatan Semua Pihak Dalam Menjaga Lingkungan Hidup

KORAN-FAKTA.ID – Mewakili Anggota DPR RI Komisi XII Dony Maryadi Oekon, Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, secara resmi membuka kegiatan Percepatan Kegiatan Berbasis Masyarakat melalui Sosialisasi Program Adiwiyata yang digelar di Aula Hotel Augusta, Jalan Raya Cipanas Garut, Kamis (28 Agustus 2025).

Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Anggota DPR RI Komisi VII Dony Maryadi Oekon dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sosialisasi menghadirkan narasumber dari KLHK, yaitu Asri Trisnawati selaku penyuluh lingkungan hidup.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Garut H. Jujun Juansyah Nurhakim, S.T., M.T., perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Kemenag Garut, serta para kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Garut yang diwakili Kabid SD, Suryana Dalam sambutannya menyampaikan Kegiatan Sosialisasi Adiwiyata diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan lingkungan hidup, terutama di sekolah. Melalui program Adiwiyata, kita berharap lahir generasi yang cerdas, peduli lingkungan, cinta kebersihan, dan mampu menjaga kelestarian alam demi masa depan Garut yang lebih baik.

“Kami berharap, apa yang telah dipelajari dalam kegiatan ini tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, rumah, dan masyarakat.Dengan begitu, cita-cita besar mewujudkan Kabupaten Garut yang bersih, sehat, hijau, dan berkelanjutan dapat tercapai,”Tandasnya

Yudha Puja Turnawan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Garut menyampaikan apresiasinya. “Alhamdulillah, Kementerian Lingkungan Hidup bersinergi dan berkolaborasi dengan Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Kang Dony Maryadi Oekon, yang kebetulan juga dari Fraksi PDI Perjuangan, dalam menyelenggarakan percepatan kegiatan berbasis masyarakat melalui sosialisasi Program Adiwiyata,” ujarnya.

Sebanyak 141 sekolah diundang dalam kegiatan ini, dengan 121 sekolah mengikuti secara langsung dan sisanya melalui Zoom. Peserta berasal dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK, hingga sekolah Islam terpadu.

Menurut Yudha, program Adiwiyata menekankan pentingnya kepedulian sekolah terhadap lingkungan hidup, mulai dari guru, kepala sekolah, tenaga pendidik, siswa, hingga orang tua. Salah satu materi yang disosialisasikan adalah pengelolaan sampah, termasuk pemilahan sampah organik dan anorganik, pengembangan pengomposan, serta pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu.

“Harapannya, jumlah sampah yang dibuang ke TPA Pasir Bajing dapat berkurang signifikan,” katanya.

Saat ini, Kabupaten Garut menghasilkan sekitar 300 ton sampah per hari. Namun, baru sekitar 30 persen yang berhasil dikelola, sementara sisanya masih dibuang ke TPA. Kondisi TPA Pasir Bajing sendiri masih menerapkan sistem open dumping dan belum memenuhi standar sanitary landfill.

Yudha menegaskan pentingnya edukasi lingkungan sejak dini. “Generasi muda perlu ditanamkan tanggung jawab terhadap sampah, energi, penghijauan, dan pola hidup ramah lingkungan. Sekolah menjadi pintu masuk terbaik untuk membangun budaya tersebut,” jelasnya.

Ia juga berharap seluruh sekolah di Garut dapat menerapkan Program Adiwiyata. “Di Kabupaten Garut terdapat 1.511 sekolah dasar dan sekitar 400 SMP serta SMA. Jika semua mengadopsi konsep Adiwiyata, saya yakin generasi mendatang akan tumbuh menjadi generasi yang peduli lingkungan dan siap menjaga kelestarian bumi,” tambahnya.

Sementara itu, penyuluh KLHK Asri Trisnawati menjelaskan bahwa Program Adiwiyata sudah diinisiasi sejak tahun 2006. Program ini ditujukan bagi sekolah-sekolah dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di seluruh Indonesia dengan tujuan menciptakan warga sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

“Sekolah adalah tempat pembentukan karakter, termasuk karakter peduli lingkungan. Program ini penting karena saat ini kita menghadapi perubahan iklim yang dampaknya luar biasa, mulai dari banjir, longsor, angin puting beliung, hingga gagal panen,” ungkapnya.

Menurut Asri, Program Adiwiyata dapat menjadi salah satu langkah adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan mendorong sekolah untuk melakukan aksi nyata menjaga lingkungan. (J Wan)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Latest Posts

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012