Minggu, Januari 18, 2026

Latest Posts

Bupati Garut Tinjau Manasik Santri Persis, Ingatkan Pentingnya Amal sebagai Bekal Akhirat

KORAN-FAKTA.ID Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Manasik Santri Persis se-Kabupaten Garut yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Persatuan Islam (PD Persis) Kabupaten Garut. Kegiatan berlangsung di SOR RAA Adiwijaya, Jalan Proklamasi, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, pada Senin (17/11/2025).

Syakur mengapresiasi kegiatan rutin ini sebagai upaya peningkatan ukhuwah (persaudaraan) antar santri sekaligus menegaskan kembali cita-cita bersama untuk dapat menunaikan Rukun Islam yang kelima, yakni ibadah haji.

“Jadi saya ingat sekali bahwa kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Persis semata-mata untuk meningkatkan ukhuwah di antara kita semua, adek-adek semua,” ujar Syakur.

Saykur juga menyinggung beratnya tantangan ibadah haji, yang menuntut kesiapan fisik, tenaga, pikiran, dan biaya. Ia menyebut bahwa pemerintah telah berupaya memfasilitasi, namun dengan keterbatasan kuota, waktu tunggu keberangkatan bisa mencapai 15 tahun.

Syakur menekankan bahwa manasik dan ibadah haji itu sendiri merupakan sebuah simulasi penting bagi santri.

“Adek-adek, yang tidak kalah penting adalah haji ini adalah apa ya, simulasi. Simulasi itu kayak seakan-akan praktik, berarti apa? Haji itu adalah praktik ketika kita sudah meninggal di yaumil akhir, kumpul semua, semua pakaiannya sama, tidak ada pejabat, tidak ada presiden, perdana menteri, tidak ada rakyat, dan semuanya sama. Yang membedakan kita hanya apa? Amal perbuatan,” tegasnya.

Mengingat ibadah haji adalah simulasi pertemuan di akhirat, Syakur berpesan kepada para santri untuk mempersiapkan diri sejak dini dengan membawa bekal amal yang baik. Untuk para santri, bekal tersebut diwujudkan dalam bentuk disiplin dan akhlak mulia sehari-hari.

“Dari sekarang siapkan diri kita untuk membawa bekal ke akhirat nanti, perbaiki kegiatan dengan melakukan yang baik-baik,” kata Bupati.

Ia memberikan panduan sederhana namun mendasar bagi para santri yaitu sekolah yang benar dan rajin, jangan mengganggu orang lain, jangan bully mem-bully, dan jangan menghina orang lain melainkan harus saling menghormati dan saling menjaga.

“Kita semua nanti harus hebat, kita semua harus menjadi orang yang bermanfaat,” pungkasnya.

Syakur menutup sambutannya dengan memberikan semangat kepada para peserta, meminta mereka mengikuti manasik dengan serius, sungguh-sungguh, disiplin, dan menghayati setiap prosesnya dengan sebaik-baiknya.(*)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Latest Posts

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012