KORAN-FAKTA.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 sekaligus Milangkala Kecamatan Tarogong Kidul ke-23 Tahun 2025, Pemerintah Kecamatan Tarogong Kidul bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan donor darah sebagai wujud nyata kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (22/12/2025).
Mengusung tema “Dengan Semangat Hari Ibu dan Milangkala Kecamatan Tarogong Kidul, Kita Tingkatkan Kepedulian Sosial untuk Sesama”, kegiatan donor darah tersebut disambut antusias oleh berbagai elemen masyarakat.

Camat Tarogong Kidul, Ahmad Mawardi, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini digagas oleh pengurus PMI Kecamatan Tarogong Kidul yang diketuai oleh Sekretaris Kecamatan Tarogong Kidul, Eris Puspitaningsih, sekaligus menjadi bagian dari peringatan hari jadi kecamatan ke-23.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami Pemerintah Kecamatan Tarogong Kidul mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah Tarogong Kidul, termasuk perangkat kelurahan dan desa, PKK, kader, serta masyarakat umum yang memenuhi syarat untuk turut mendonorkan darahnya,” ujar Ahmad Mawardi.
Ia menargetkan capaian donor darah lebih dari 75 labu. Menurutnya, antusiasme peserta cukup tinggi, terbukti dari jumlah pendaftar yang terus bertambah sejak pagi hari.
“Harapannya, kegiatan donor darah ini dapat menjadi agenda rutin sesuai dengan kapasitas dan kondisi masing-masing individu, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan bisa mengakomodasi seluruh warga, tidak terbatas pada golongan tertentu saja,” jelasnya.

Ahmad Mawardi juga menjelaskan bahwa peringatan Milangkala Kecamatan Tarogong Kidul tahun ini dilaksanakan secara sederhana, sejalan dengan kebijakan efisiensi. Selain donor darah, pihak kecamatan juga tengah melaksanakan lomba kinerja RW yang telah berlangsung sejak November dan akan berakhir pada 31 Desember 2025.
“Lomba ini menilai aktivasi masyarakat dalam menghidupkan kembali ronda malam, mendukung penerapan jam malam bagi pelajar sesuai kebijakan Gubernur, serta pengelolaan sampah berbasis rumah tangga melalui pembangunan pos kamling dari ecobrick yang dihias secara kreatif,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kecamatan Tarogong Kidul, Eris Puspitaningsih, SE, menuturkan bahwa target donor darah pada kegiatan ini sebanyak 75 labu. Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah darah yang terkumpul telah melampaui 50 labu dan diperkirakan terus bertambah.
“Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul. Insyaallah, donor darah ini akan menjadi program rutin PMI Kecamatan Tarogong Kidul dan dilaksanakan setiap dua bulan sekali,” ungkap Eris.
Ia menambahkan, untuk pelaksanaan pada bulan Februari mendatang akan disesuaikan dengan kondisi karena bertepatan dengan bulan puasa. Kemungkinan kegiatan akan difokuskan di tingkat kelurahan dan desa.
“Tujuan utama donor darah ini adalah untuk menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa ketersediaan darah bukan hanya tanggung jawab PMI, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Donor darah itu tidak sesakit yang dibayangkan, dan manfaatnya sangat besar bagi yang membutuhkan,” jelasnya.
Ke depan, Eris menargetkan minimal 50 labu darah setiap dua bulan sekali serta mengaktifkan kembali kegiatan donor darah di desa, kelurahan, sekolah, dan dinas-dinas di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul agar terdata di PMI Kecamatan. (J Wan)





