Rabu, Desember 17, 2025

Latest Posts

Gerakan _Leuweung Hejo_, Bupati Garut Ingatkan Pentingnya Penanaman dan Pemeliharaan Pohon untuk Cegah Bencana

KORAN-FAKTA.ID – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengikuti kegiatan Penanaman Pohon dalam Rangka Gerakan Leuweung Hejo. Acara ini bertujuan untuk memperkuat upaya menjaga lingkungan yang dilaksanakan di Edu Wisata Perlebahan Gunung Guntur, Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum’at (11/7/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Abdusy Syakur Amin menyampaikan dukungan terhadap program Gerakan _Leuweung Hejo_. Ia menyoroti dampak kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas manusia sebagai penyebab utama berbagai bencana di Kabupaten Garut.

“Saya perhatikan juga bahwa bencana di Kabupaten Garut sebagian besar karena kerusakan lingkungan yang dibuat manusia,” ujar Bupati.

Ia berharap dan berpesan kepada masyarakat agar kegiatan penanaman pohon ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan.

“Salah satunya dengan menanam pohon dan kita harus pelihara supaya tumbuh serta berkembang,” imbuhnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons atas amanat Gubernur Jawa Barat terkait Gerakan Leuweung Hejo.

“Jadi Garut merespon adanya salah satunya penanaman pohon dan ditempatkan di lahan edu wisata Gunung Guntur,” kata Jujun.

Ia menambahkan, sebanyak 150 pohon ditanam dalam kegiatan ini dan penanaman akan dilakukan secara berkelanjutan di lokasi sumber mata air serta beberapa lahan yang telah disiapkan. Jenis pohon yang ditanam adalah tanaman keras (seperti Beringin dan Trembesi) dan tanaman buah-buahan, disesuaikan dengan kondisi tanah di masing-masing lokasi.

Jujun menekankan bahwa pemeliharaan pohon menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya, yang akan dilakukan bekerja sama dengan fungsi kehutanan.

“Kita akan tracking setiap pohon koordinatnya dan kita akan monitor atas laporannya akan terkontrol sehingga apa yang kita lakukan tidak hanya penanaman secara seremonial namun akan berdampak 5 tahun ke depan,” jelasnya.

Lahan yang digunakan saat ini adalah milik desa (lahan carik), namun ke depannya akan melibatkan tanah masyarakat. Total luas lahan penanaman ini mencapai 3 hektar. (*)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Latest Posts

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012