Rabu, Februari 18, 2026

Latest Posts

Gotong Royong untuk Dimas, Anak Yatim Piatu Penderita Kifosis: Anggota DPRD dan Dinsos Garut Beri Bantuan

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

 

KORAN-FAKTA.ID – Di balik tenangnya suasana pedesaan di Kecamatan Pakenjeng, Garut, tersimpan kisah haru seorang anak yatim piatu bernama Dimas Aliksan. Bocah ini menderita kifosis, kelainan pada tulang belakang yang membuat punggungnya menonjol ke belakang. Kondisi itu dialaminya setelah terjatuh dari pohon jambu tiga tahun lalu.

Ayah Dimas, almarhum Pak Iyan, telah meninggal sembilan tahun lalu. Sedangkan ibunya, almarhumah Ibu Siti, wafat setahun lalu.

Sejak itu, Dimas tinggal dan dirawat oleh kakek dan neneknya, Abah Nandang dan Enah, di Kampung Campaign RT 02 RW 06, Desa Jayamekar, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.

Belakangan, nama Dimas sempat viral di media sosial karena video yang menampilkan dirinya tinggal di sebuah rumah yang tampak tidak layak huni.

Namun, fakta sebenarnya, tempat itu hanyalah gubuk sementara yang digunakan selama rumah utama sedang dibangun ulang.

Rumah lama milik kakek-nenek Dimas sudah lapuk dan sebagian ambruk, sehingga mereka terpaksa menempati hunian darurat untuk sementara waktu.

Minggu, 5 Oktober 2025, perhatian berbagai pihak tertuju pada Dimas dan keluarganya.

Dinas Sosial (Dinsos) Garut, bersama Camat Pakenjeng Deni Sugiani, Kepala Desa Jayamekar Lia Susana, PAC PDI Perjuangan Pakenjeng, serta DPC GONE Garut, kompak melakukan kunjungan langsung ke rumah keluarga Dimas.

Dalam kunjungan tersebut, salah satu anggota DPRD Garut turut hadir memberikan bantuan sembako dan santunan uang kepada kakek dan nenek Dimas. Sementara pihak Dinsos Garut menyalurkan bantuan sembako, pakaian, kasur, serta family kit untuk membantu meringankan kebutuhan dasar mereka.

“Harapan saya, Pemerintah Kabupaten Garut bisa lebih optimal menggalang kolaborasi pendanaan dari CSR maupun BAZNAS agar rumah Dimas dapat segera dibangun dan kondisi hidupnya menjadi lebih layak,” ujar anggota DPRD tersebut usai menyerahkan bantuan.

Dukungan Lanjutan Diharapkan dari Kemensos Selain dukungan dari pemerintah daerah, harapan besar juga ditujukan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI agar dapat menyalurkan bantuan tambahan bagi Dimas. Kondisi kifosis yang dideritanya memerlukan penanganan medis jangka panjang, sementara keluarga Dimas hidup dalam keterbatasan ekonomi.

“Dimas adalah anak yatim piatu yang pantas mendapatkan perhatian lebih, baik dari sisi kesehatan maupun tempat tinggal. Semoga Kemensos bisa ikut turun tangan membantu,” lanjutnya.

Meski hidup dalam keterbatasan, semangat hidup Dimas dan keluarganya tetap kuat. Mereka tetap bersyukur atas perhatian banyak pihak dan berharap pembangunan rumah baru bisa segera selesai agar Dimas bisa tinggal dengan nyaman.

Kisah Dimas Aliksan menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama di tengah tantangan hidup. Ketika pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial bersatu, harapan untuk kehidupan yang lebih baik bukan sekadar mimpi tapi sesuatu yang nyata dan bisa diwujudkan. (***)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012