KORAN-FAKTA.ID – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Garut, dr. Hj. Leli Yuliani, M.Kes mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan selama musim kemarau. Pasalnya, pada musim ini risiko berbagai penyakit cenderung meningkat, terutama infeksi saluran pernapasan, penyakit kulit, dehidrasi, hingga gangguan pencernaan hal tersebut disampaikan Kadinkes saat ditemui di gedung pendopo Garut, Jum’at 10 Juli 2026
Menurut dr. Leli, penyakit yang paling sering muncul saat musim kemarau adalah infeksi saluran pernapasan (ISPA). Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai penyakit kulit akibat kondisi udara yang kering, sehingga kulit mudah terasa gatal dan mengalami iritasi.
“Di musim kemarau, masyarakat juga harus berhati-hati terhadap dehidrasi. Pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dengan memperbanyak minum air putih,” ujarnya.
Ia menambahkan, risiko diare dan gangguan pencernaan juga meningkat akibat debu yang dapat mengontaminasi makanan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu mengonsumsi makanan yang bersih dan tertutup agar terhindar dari paparan debu maupun kuman penyebab penyakit.
“Jangan mengonsumsi makanan yang terbuka karena mudah terpapar debu. Hal tersebut dapat menjadi salah satu penyebab gangguan pencernaan,” katanya.
Imbauan tersebut berlaku untuk seluruh kelompok usia, tidak hanya anak-anak. Menurutnya, infeksi saluran pernapasan pada musim kemarau sangat mudah menular, terutama ketika masyarakat tidak menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh.
“Dengan kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang, penularan penyakit saluran pernapasan tetap dapat terjadi. Karena itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, menggunakan masker saat berada di lingkungan berdebu, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala penyakit,” pungkasnya. (J Wan)



















