Kamis, Mei 14, 2026

Latest Posts

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Resmikan Program Makan Bergizi Gratis dan Tetapkan Ponpes Cipasung sebagai Kampung Pangan

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – Mewakili Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Irjen Pol Sony Sonjaya, S.IK., menghadiri sekaligus membuka dimulainya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (27/11/2025).

Selain membuka pelaksanaan MBG di Ponpes Cipasung, Sony Sonjaya juga meresmikan Ponpes Cipasung sebagai Kampung Pangan.

Dalam sambutannya, Sony menyampaikan bahwa saat ini di berbagai media sosial banyak terlihat fenomena anak-anak Indonesia dari Aceh hingga Papua tersenyum dan gembira tanpa rekayasa dengan hadirnya Program Makan Bergizi Gratis.

“Kita bisa melihat bagaimana anak-anak di sekolah berteriak ‘MBG datang, MBG datang, hore-hore!’ Betul ya? Itu adalah senyuman di mana-mana. Bahkan ada seorang guru berkata muridnya tidak berani makan buah bulat berwarna merah. Kenapa? Karena mereka tidak tahu jenis buah itu. Lalu guru itu menjelaskan, ‘Ini namanya buah anggur, rasanya manis.’ Barulah mereka berani memakannya. Artinya apa? Belum semua anak Indonesia tahu rasanya buah anggur. Melalui program MBG ini, mereka bisa merasakannya,” kata Sony Sonjaya.

Sony juga menerangkan bahwa saat ini ada 16 ribu dapur yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia dan melayani lebih dari 40 juta penerima manfaat. Dapur-dapur ini tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga membuka berbagai peluang ekonomi.

“Dulu saat pertama kali Program MBG dimulai, banyak yang tidak percaya. Namun sekarang, melalui MBG, selain memberikan makanan, program ini membuka peluang lainnya. Salah satunya menyerap 700 ribu tenaga kerja di dapur SPPG, 320 ribu tenaga bangunan yang membangun SPPG. Satu dapur rata-rata bekerja sama dengan berbagai supplier, sehingga banyak menyerap tenaga kerja. Inilah faedah hadirnya Program Makan Bergizi Gratis,” terang Sony.

Namun, lanjutnya, pokok utama program yang digagas Presiden Prabowo ini adalah memberikan asupan gizi bagi kelompok rentan, di antaranya balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak peserta didik. Yang lebih penting lagi, pemerintah ingin memastikan tidak ada anak yang bersekolah dalam keadaan perut kosong.

“Jadi melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah menanamkan mindset kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa anak-anak harus dipersiapkan sejak dini. Makanannya harus terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, dan serat. Kita siapkan anak-anak Indonesia agar ke depan jauh lebih baik. Mudah-mudahan hasil dari program ini bisa kita lihat beberapa tahun ke depan,” harapnya.

Sementara itu, Deni Sagara, pengurus Ponpes Cipasung, menyampaikan terima kasih kepada Badan Gizi Nasional yang telah meluncurkan Program MBG di pesantrennya.

“Atas kehadiran Bapak Sony Sonjaya selaku Wakil Kepala BGN untuk meresmikan Program MBG dan menetapkan Cipasung sebagai Kampung Pangan, saya mengucapkan terima kasih,” ucap Deni. (*)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012