KORAN-FAKTA.ID – Kompetisi Liga Jabar Istimewa U-19 tingkat Kabupaten Garut resmi berakhir. Pada partai final yang berlangsung sengit, Family Garut berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Putra Asgar melalui drama adu penalti di Stadion kanjeng Dalam Adywijaya, Garut. Sabtu (18/07/2026)
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menampilkan permainan terbuka dan saling menyerang. Hingga babak pertama dan kedua usai, skor masih bertahan 0-0. Pada babak tambahan waktu, Putra Asgar sempat unggul 1-0, namun Family Garut berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak adu penalti, Family Garut tampil lebih tenang dan sukses menang dengan skor 4-2. Hasil tersebut memastikan Family Garut keluar sebagai juara Liga Jabar Istimewa U-19 tingkat Kabupaten Garut.

Penyerahan trofi dan medali kepada para juara sekaligus penutupan kompetisi dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Asep Mulyana, didampingi Ketua Askab PSSI Garut, Amar Komarudin.
Ketua Askab PSSI Garut, Amar Komarudin, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Garut yang telah memfasilitasi pelaksanaan kompetisi hingga berjalan sukses dan menghasilkan tim-tim terbaik sebagai calon kekuatan sepak bola Garut di masa depan.
Amar mengatakan, terselenggaranya kompetisi tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Dispora Kabupaten Garut yang memberikan fasilitas stadion untuk pembinaan atlet usia muda.
“Alhamdulillah hari ini merupakan puncak Liga Askab Istimewa U-19. Kami sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Kepala Dispora, yang begitu responsif memfasilitasi kegiatan ini. Lapangan sepak bola yang megah ini ternyata tidak hanya digunakan untuk kegiatan komersial, tetapi juga untuk pembinaan pemain muda,” ujar Amar.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memajukan sepak bola Garut karena kompetisi dapat terselenggara tanpa membebani panitia dengan biaya penggunaan lapangan.
Amar menilai kompetisi U-19 telah melahirkan dua tim terbaik yang diharapkan menjadi sumber pemain potensial bagi Persigar Garut. Ia berharap pembinaan berjenjang terus dilakukan agar prestasi sepak bola Garut semakin meningkat.
“Mudah-mudahan hasil dari kompetisi ini menjadi potensi besar bagi sepak bola Garut, terutama untuk mendorong Persigar agar semakin berprestasi. Harapan kami, Persigar ke depan bisa bersaing hingga naik ke Liga 2,” katanya.
Ia juga optimistis Kabupaten Garut berpeluang mengirimkan dua wakil pada kompetisi tingkat Jawa Barat. Setelah pelaksanaan kompetisi U-15 di Subang, Askab PSSI Garut akan mempersiapkan tim U-19 untuk berlaga di tingkat provinsi.
“Insya Allah Garut bisa mengirimkan dua wakil. Setelah agenda U-15 selesai di Subang, kami akan fokus mempersiapkan tim U-19 untuk tingkat Jawa Barat. Semoga ini menjadi awal kebangkitan sepak bola Garut,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Garut, Asep Mulyana, mengapresiasi Askab PSSI Garut beserta seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan kompetisi hingga menghasilkan juara.
“Kami mengapresiasi Askab PSSI Kabupaten Garut dan seluruh panitia yang telah sukses menyelenggarakan event ini. Alhamdulillah kompetisi telah mencapai puncaknya dan menghasilkan juara. Mudah-mudahan, sesuai regulasi nanti, dua tim terbaik ini dapat mewakili Kabupaten Garut pada kompetisi tingkat Jawa Barat,” ujar Asep. (J Wan)



















