KORAN-FAKTA.ID – GARUT | Semangat olahraga masyarakat menggema di Kabupaten Garut. Dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tahun 2026, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Garut menggelar Festival Olahraga Masyarakat (Forkab) V di SOR Adiwijaya, Ciateul, Kabupaten Garut, Sabtu-Minggu.(12-13 September 2026)
Mengusung tema “Sehat, Bugar, Gembira, Luar Biasa”, Forkab V KORMI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi, mengenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda, sekaligus menggerakkan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Forkab V KORMI Kabupaten Garut secara resmi dibuka oleh Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. Pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut Asep Mulyana, Ketua KORMI Jawa Barat Denda Alamsyah serta Ketua KORMI Kabupaten Garut Hj. Diah Kurniasari.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, olahraga masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang terus didorong pemerintah karena memiliki manfaat luas, terutama dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat.
“Ini juga salah satu yang kita dorong ke depan. Kegiatan ini dapat memobilisasi masyarakat supaya melakukan aktivitas olahraga. Harapannya, masyarakat berolahraga supaya sehat dan bugar,” ujar Abdusy Syakur.
Menurutnya, olahraga masyarakat juga memiliki nilai sosial yang penting. Karena bersifat rekreatif, masyarakat dapat berolahraga sekaligus berinteraksi dan mempererat tali silaturahmi.
“Yang kedua, saya selalu menyampaikan tentang silaturahmi, karena ini olahraga rekreasi. Masyarakat bisa berinteraksi dengan yang lain. Jadi bukan olahraga yang berat,” katanya.
Bupati juga menilai kegiatan seperti Forkab dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Kehadiran peserta dan masyarakat dalam jumlah besar berpotensi menggerakkan sektor UMKM serta aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Garut Hj. Diah Kurniasari melalui Sekretaris KORMI Garut H. Tito Sugiarto, MM., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Forkab V tahun 2026 yang sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Haornas.
“Syukur Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan pembukaan Festival Olahraga Masyarakat yang kelima tahun 2026. Dalam rangka Haornas, Alhamdulillah Pak Bupati dan Pak Ketua DPRD juga bisa hadir,” ujar Tito.
Ia mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk para induk organisasi olahraga (Inorga), pelaku UMKM, serta insan pers yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada semua rekan-rekan, baik dari Inorga, UMKM, maupun rekan-rekan pers. Tanpa rekan-rekan semua, apalah artinya kami. Mari kita terus berkolaborasi secara sehat dan cerdas,” katanya.
Tito memastikan Forkab KORMI akan terus didorong menjadi agenda tahunan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan penjaringan pegiat olahraga masyarakat yang berpotensi mewakili Kabupaten Garut pada ajang tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Insya Allah kegiatan Forkab KORMI kita laksanakan setiap tahun. Apalagi pada akhir November nanti akan ada Porprov KORMI Jawa Barat di Kota Bandung. Mudah-mudahan dari para pegiat yang ada di sini bisa kita bawa untuk mengikuti ajang tersebut,” ungkapnya.
Dalam Forkab V tahun ini, terdapat enam jenis olahraga masyarakat yang dipertandingkan, yakni olahraga tradisional, sumpitan, hadang, egrang, terompah panjang, dan dagongan. Pelaksanaan berlangsung selama dua hari, ditambah pelaksanaan cabang hadang yang telah dimulai sebelumnya sehingga secara keseluruhan berlangsung sekitar dua setengah hari.
Yang menarik, seluruh kecamatan di Kabupaten Garut turut ambil bagian dalam Forkab V KORMI. Antusiasme peserta terlihat dari tribun yang disediakan bagi masing-masing kecamatan yang terisi penuh.
“Alhamdulillah semua kecamatan ikut. Semua tribun kita pasang nama berdasarkan kecamatan dan ternyata terisi semua. Artinya, seluruh kecamatan mengikuti kegiatan ini,” jelas Tito.
Peserta Forkab V KORMI juga banyak berasal dari kalangan anak-anak sekolah dasar (SD). Menurut Tito, keterlibatan generasi muda menjadi bagian penting dalam proses pembibitan dan pengenalan olahraga masyarakat serta permainan tradisional sejak usia dini.
“Ini bagian dari pembibitan untuk ke depannya. Olahraga masyarakat harus terus bergeliat dan dikenalkan kepada anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Garut Asep Mulyana mengapresiasi pelaksanaan Forkab V KORMI. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kebugaran masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan sport tourism di Kabupaten Garut.
“Kami cukup mengapresiasi kegiatan Forkab KORMI ini karena merupakan salah satu bagian dari apa yang direncanakan pemerintah, termasuk adanya kegiatan sport tourism,” kata Asep.
Menurutnya, kegiatan olahraga yang melibatkan banyak peserta dan pengunjung tidak hanya berdampak terhadap peningkatan kebugaran masyarakat, tetapi juga dapat memberikan efek positif terhadap aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.
Asep berharap kegiatan olahraga masyarakat dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi sarana untuk mengenalkan kembali permainan serta tradisi olahraga masyarakat kepada generasi muda.
“Pesannya, mudah-mudahan kegiatan ini terus berkelanjutan. Ini juga menjadi salah satu persiapan untuk mengikuti festival olahraga masyarakat tingkat provinsi,” pungkasnya.
Forkab V KORMI Kabupaten Garut pun menjadi momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat sekaligus menjaga keberadaan olahraga tradisional di tengah perkembangan zaman. Dengan keterlibatan seluruh kecamatan dan dominasi peserta dari kalangan generasi muda, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi lahirnya pegiat-pegiat olahraga masyarakat yang mampu membawa nama Kabupaten Garut ke tingkat Jawa Barat. (J Wan)



















