Senin, Mei 4, 2026

Latest Posts

KP-RI Sasakadana Garut Gelar RAT Tahun Buku 2025

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID– Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KP-RI) Sasakadana Garut menyelenggarakan Rapat Akhir Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Kantor KP-RI Sasakadana Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (27/1/2026).

‎Dalam laporan tahunan tersebut, koperasi menunjukkan performa finansial yang impresif dengan mencatatkan pendapatan sebesar 116% dari target yang direncanakan.

‎Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Garut, Hendra Siswara Gumilang, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja pengurus. Selain lonjakan pendapatan, kepercayaan masyarakat terhadap Sasakadana juga meningkat yang dibuktikan dengan penambahan jumlah anggota sepanjang tahun 2025.

‎Meskipun secara kinerja dinilai bagus, Hendra mencatat adanya tantangan dalam pemenuhan kebutuhan pinjaman anggota akibat keterbatasan modal.

‎”​Kalau regulasi masih tetap, cuma kemungkinan Sasakadana itu justru belum bisa memenuhi kebutuhan anggota dalam hal pinjaman karena mungkin modal terbatas, sehingga tadi Sasakadana ingin cari sumber dana dari luar anggota, mudah-mudahan bisa,” ungkapnya.


‎​
‎Ia juga menekankan pentingnya diversifikasi usaha agar koperasi tetap relevan dan banyak diikuti oleh masyarakat khususnya para pegawai.

‎”Saya kira yang pertama koperasi itu harus bisa ikut unit usaha yang lain. Kalau unit usaha ini misalkan kurang menguntungkan, pakai unit usaha yang lain tetapi tetap harus pakai prinsip kehati-hatian karena sekali lagi koperasi itu harus berbisnis, berusaha, harus ada pendapatan untuk kesejahteraan anggotai,” ujar Hendra.

‎Di tempat yang sama, Ketua KP-RI Sasakadana Garut, Suhartono, dalam laporan pertanggungjawabannya memaparkan secara rinci capaian keuangan tahun buku 2025. Ia mengungkapkan bahwa melampauinya target pendapatan didorong oleh perputaran jasa simpanan yang sangat produktif.

‎”​​Peningkatan pendapatan sebesar melampaui 15% ini yang pertama yaitu adanya dari jasa simpanan. Jasa simpanan ini yang direncanakan targetkan berputar sekitar 7 miliar, ternyata bisa berputar di angka 9 miliar,” ungkapnya.

‎Suhartono merinci bahwa tren kenaikan ini merupakan konsistensi dari tahun-tahun sebelumnya. Tercatat pada tahun 2023 pendapatan naik 9,6%, kemudian di tahun 2024 melonjak 114%, dan kini di tahun 2025 kembali naik menjadi 116%.

‎Selain pendapatan, pertumbuhan modal koperasi juga mengalami kenaikan sebesar 11,9% dibanding tahun 2024, dengan total aset kini mencapai lebih dari Rp12 miliar. Dari sisi efisiensi, biaya operasional pun berhasil ditekan sehingga tidak melebihi pagu anggaran yang ditetapkan.

‎Terkait keanggotaan, Suhartono melaporkan pertumbuhan stabil sejak beberapa tahun terakhir. Setelah sempat melonjak 20% pada tahun 2023, jumlah anggota kembali tumbuh konsisten sebesar 5% pada tahun buku 2025 ini sehingga total anggota pada akhir Desember berjumlah 947 orang.

‎”​Oleh karena itu kami ucapkan terima kasih sekali lagi kepada para anggota yang berperan aktif ya, untuk mulai dari membayar simpanan pokok dan melakukan simpan pinjam di koperasi ini sehingga roda usaha daripada koperasi ini masih terus berputar,” tambahnya

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012