KORAN-FAKTA.ID – Pemerintah Kabupaten Garut berjanji akan membangun rumah layak huni untuk Dedi, 74 tahun, dan Istrinya, Tuti 70 tahun, warga Kp. Loji RT.05/RW.02 Kelurahan Pakuwon Kecamatan Garutkota Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (15 Maret 2024), setelah dikunjungi oleh Pj Bupati Garut, Barnas Adjidin, dan Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan.

Nampak dalam kunjungan tersebut, Pj Bupati dan Anggota DPRD Garut, Kadisperkim Ahmad Mulyana, Kadinsos Adji Sukarmaji, Camat Garutkota Rena Sudrajat, Lurah Paminggir Dede Natsir, dan Kepala UPT Puskesmas Siliwangi.

Saat ditemui dalam kesibukannya, Camat Garutkota Rena Sudrajat menyampaikan hasil kunjungan baru saja, di mana pemerintah daerah Garut, khususnya, berkomitmen untuk membantu Ibu Tuti, warga RT.05/RW.02 Kelurahan Pakuwon, dengan membangun rumah yang layak huni.

“Untuk dana pembangunan rencananya, Insyaallah, dari CSR BJB dan Dinas Perkim,” ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Lanjut Rena bahwa untuk persiapan pembangunan, mereka telah membentuk panitia, dengan Ketua RW 02 sebagai ketua panitia pelaksana pembangunan, Pak Lurah Pakuwon sebagai penanggung jawab, dan dirinya sendiri sebagai koordinator.

Rena menjelaskan bahwa mereka telah merundingkan teknis persiapan pembangunan dengan Pak RW dan pihak keluarga, fokusnya saat ini adalah persiapan rumah relokasi sementara. Rencananya, mereka akan menyewa rumah untuk tinggal sementara sampai pembangunan selesai.

“Dan kebetulan ada rumah kontrakan di belakang rumah Pak Dedi dan Ibu Tuti. Setelah keluarga Pak Dedi selesai pindah, baru kami akan mulai pembangunan rumah untuk Ibu Tuti. Mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu dua minggu, sehingga bisa dihuni sebelum hari raya Idul Fitri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rena menjelaskan bahwa kebutuhan hidup Pak Dedi dan Ibu Tuti sementara telah terpenuhi dengan bantuan dari Dinas Sosial, termasuk makanan siap saji, kasur lipat, karpet, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Dan itu adalah bantuan sementara. Insyaallah, ke depannya, seperti yang disampaikan Pj Bupati, akan ada bantuan perlengkapan rumah tangga setelah rumah selesai dibangun,” jelasnya.

Rena juga menyampaikan bahwa, mengingat kesehatan Ibu Tuti yang sedang sakit, tim medis dari Puskesmas Siliwangi telah melakukan pemeriksaan dan menemukan bahwa Ibu Tuti mengalami stroke ringan akibat hipertensi. Meskipun disarankan untuk dirawat inap di rumah sakit, namun Ibu Tuti menolaknya.

“Maka dari itu, kami akan melakukan kunjungan rutin dari Puskesmas Siliwangi untuk memantau kesehatan Ibu Tuti dan memberikan obat. Mudah-mudahan Ibu Tuti bisa kembali sehat dan mendapatkan rumah yang layak huni,” ungkapnya.

Rena menambahkan bahwa laporan dari anggota DPRD Garut dapil tiga , Yudha Puja Turnawan, merupakan awal dari penanganan kasus ini, dan mereka berterima kasih atas informasinya.(J Wan)

Editor: TA

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here