KORAN-FAKTA.ID , Jumat 20 Juni 2025, Sebelum melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta, Anggota DPRD Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, menyempatkan diri menengok seorang janda bernama Ibu Hasanah di Perum Jati Putra RT 03/RW 07, Desa Cibunar, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Atap rumah Ibu Hasanah roboh akibat pergeseran tanah yang dipicu oleh gempa pada pukul 21.00 WIB.
Dalam kunjungan tersebut, Yudha didampingi oleh Camat Tarogong Kidul Ahmad Mawardi, Kepala Desa Cibunar Iman Sukirman, Sekretaris Desa Apit, serta Babinsa serta pengurus RW /RT setempat. Mereka meninjau langsung kondisi rumah dan memberikan dukungan moril kepada korban.
“Kedatangan saya sebagai wakil rakyat adalah bentuk kepedulian untuk menguatkan hati dan meringankan beban Ibu Hasanah dengan memberikan santunan uang tunai serta bingkisan sembako,” ujar Yudha Puja Turnawan.
Yudha berharap Pemerintah Kabupaten Garut dapat segera mengalokasikan bantuan bagi warga terdampak bencana, termasuk menjajaki pendanaan melalui CSR Bank BJB, BUMD, Baznas, maupun iuran ASN Korpri.
“Harapan kita ada kepedulian dan gerak cepat, terutama terkait pengadaan bahan bangunan di Disperkim sebesar Rp1,2 miliar pada tahun 2025 ini, karena saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan, baik akibat kebakaran maupun atap rumah yang roboh,” tegasnya.
Selain memberikan bantuan langsung, Yudha juga berkomitmen untuk ikut bergotong royong menyumbangkan bahan bangunan. “Semoga kita semua bisa bahu-membahu membantu warga Garut yang sangat membutuhkan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Tarogong Kidul Ahmad Mawardi mengapresiasi kepedulian dan respon cepat dari Yudha Puja Turnawan.
“Alhamdulillah, atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Pak Yudha yang selalu responsif terhadap peristiwa yang terjadi di masyarakat. Hari ini kami mendapati seorang janda yang tinggal seorang diri, dan atap rumahnya roboh akibat bencana. Pak Yudha langsung memberikan dukungan besar, baik secara moril maupun materil, serta memberikan arahan kepada kami mengenai upaya penanganan, mulai dari melibatkan dinas terkait, Baznas, hingga BJB,” ujarnya. (J Wan)





