Rabu, Februari 18, 2026

Latest Posts

Gubernur Jabar Kunjungi Korban Tragedi Makan Gratis di Garut, Janji Tanggung Biaya Hidup Anak Korban

Contoh tulisan bergerak memantul KORAN-FAKTA.ID

KORAN-FAKTA.ID – Sebagai bentuk empati, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) didampingi Sekda Jawa Barat dan Bupati Garut Abdusy Syakur mengunjungi para pasien korban tragedi makan gratis di RSUD dr. Slamet Garut, Jumat malam (18 Juli 2025) sekitar pukul 21.50 WIB.

Kedatangan KDM bertujuan untuk melihat langsung kondisi para korban dalam tragedi acara makan gratis yang digelar di halaman Pendopo Garut. Acara tersebut merupakan rangkaian pernikahan anak sulung Dedi Mulyadi, Maula, dengan Wakil Bupati Garut, drg. L. Putri Karlina.

Usai kunjungan, Gubernur Jabar menyampaikan bahwa kondisi para korban sudah berangsur membaik. “Korban berasal dari Garut, Bandung, dan Jakarta. Banyak dari mereka awalnya tidak mengetahui adanya acara makan gratis. Mereka hanya melihat kerumunan, lalu ikut bergabung, seperti halnya anak SMP tadi niatnya mau beli peralatan sekolah tapi lihat orang ngumpul jadi ikutan,” ungkapnya.

KDM menambahkan, “Saat ini yang masih dirawat tinggal delapan orang, semuanya sudah membaik dan tidak ada yang kritis. Sementara jumlah korban meninggal dunia sebanyak tiga orang. Kami juga telah mengunjungi keluarga korban meninggal. Tadi anak-anak dari keluarga anggota Polri yang menjadi korban mulai hari ini menjadi anak asuh saya. Biaya hidup dan pendidikan mereka saya tanggung sepenuhnya.”

KDM juga menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta per orang kepada korban yang masih dirawat, sebagai kompensasi karena mereka tidak bisa bekerja selama menjalani perawatan.

Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa sebenarnya ia telah melarang acara makan bersama warga karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Saya hanya menyetujui dua kegiatan, yaitu resepsi pernikahan dan pertemuan internal dengan kepala desa dari Garut, Karawang, Purwakarta, dan Bekasi. Acara makan gratis ini sudah dua kali saya larang karena tidak bisa memprediksi jumlah massa. Bahkan saya sendiri tidak mengetahui bahwa acara tersebut tetap dilaksanakan,” tegasnya.

Meski demikian, KDM menyatakan tetap bertanggung jawab atas kejadian ini. “Walaupun tanpa sepengetahuan orang tuanya, Tetapi karena ini sudah terjadi adanya yang pisan dan ada yang meninggal, saya harus bertanggung jawab apa yang dilakukan oleh anak dan menantu itu adalah tanggung jawab saya. Tadi, kedua mempelai juga telah menemui keluarga korban dan menyerahkan santunan sebesar Rp100 juta, ditambah santunan dari saya pribadi sebesar Rp150 juta,” ujarnya.

Terkait pertanggungjawaban hukum, KDM menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. “Silakan Polres Garut melakukan penyelidikan secara objektif, siapa yang lalai, siapa yang bertanggung jawab. Saya tidak akan menghalangi proses hukum,” katanya.

Sementara itu, Rizal, yang mendampingi pihak event organizer (EO), menjelaskan bahwa Gubernur sudah mewanti-wanti agar tidak ada acara yang melibatkan kerumunan warga. Bahkan dalam beberapa pertemuan sebelumnya, larangan itu sudah ditegaskan.

“Antisipasi sebenarnya sudah dilakukan, termasuk menurunkan 500 personel kepolisian. Tapi musibah tetap terjadi. Acara dijadwalkan pukul 13.00 WIB, namun sejak sebelum salat Jumat, halaman Pendopo sudah dipadati warga. Setelah salat Jumat, jumlahnya semakin membeludak. Akhirnya, terjadi dorong-mendorong yang menyebabkan beberapa orang tersenggol, terinjak, dan mengalami luka serius,” ungkap Rizal.

Ia menambahkan, kedua mempelai telah datang langsung ke rumah duka untuk menyampaikan permohonan maaf secara pribadi. “Kami benar-benar tidak menduga akan terjadi musibah seperti ini. Semua persiapan telah dilakukan, koordinasi sudah dijalankan, namun kami tidak bisa menghindari takdir. Kami sangat berduka dan memohon maaf kepada seluruh warga Garut dan Jawa Barat atas peristiwa ini,” ucap Rizal, (J Wan)

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012

Slideshow 16+ Gambar Berjalan
Iklan 1
Iklan 2
Iklan 3
Iklan 4
Iklan 5
Iklan 6
Iklan 7
Iklan 8
Iklan 9
Iklan 10
Iklan 11
Iklan 12
Iklan 13
Iklan 14
Iklan 15
Iklan 16
Iklan 1
Iklan 2

Latest Posts

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.

Koran Fakta

Koran-Fakta.id Adalah media Online dengan Tag Line Kreativitas Lokal Referensi Global, Untuk Memberikan Informasi yang Berimbang,Informatif, Edukatif, yang Sesuai dengan Pedoman Undang-Undang PERS Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers tertanggal 30 Januari 2012